Free Essay

Pio Soal Sdm

In: Business and Management

Submitted By fikan
Words 938
Pages 4
1.a) Langkah-langkah dalam pross rekrutmen adalah sebagai berikut:
-Menentukan jumlah lowongan,jenis pekerjaan yang dibutuhkan masing-masing divisi
- Mengetahui uraian jabatan yang diperlukan
-Menyusun prasyarat jabatan
-Pencarian secara objektif
-Mengumumkan lowongan pekerjaan kepada publik
-Memberitahukan batas terakhir lowongan pekerjaan
Contoh dari rekrutmen:
PT. Bank DKI bekerjasama dengan Universitas Gunadarma melaksanakan proses rekrutmen karyawan PT Bank DKI.Proses rekrutmen tersebut terdiri dari beberapa tahap yaitu seleksi administrasi, evaluasi kinerja akademik, evaluasi penampilan, test potensi akademik, test psikologi, test kemampuan Bahasa Inggris, serta wawancara akhir. Tahap pertama dimulai pada tanggal 29 November 2007 yang berlangsung di Auditorium Gedung 4 Lantai 6 Kampus Margonda, dengan calon karyawan tercatat sebanyak 179 orang. Proses seleksi TOEFL dan Potensi Akademik merupakan tahapan kedua yang harus dilalui oleh peserta test, yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 1 Desember 2007 yang berlangsung di Auditorium Gedung 4 Lantai 6, Kampus Margonda dengan calon karyawan yang tercatat untuk ikut proses seleksi ini 21 calon karyawan. Peserta yang lulus seleksi tahap kedua selanjutnya melewati tahap seleksi Psikotest dan Personality Test, yang diselenggarakan pada hari Selasa, 3 Desember 2007 yang berlangsung di ruang Laboratorium Psikologi Gedung 3 Lantai 2, Kampus Margonda dengan calon karyawan yang tercatat untuk ikut proses seleksi ini 17 calon karyawan.Tahap selanjutnya adalah proses wawancara, yang diselenggarakan pada hari Jum’at, 7 Desember 2007 yang berlangsung di Ruang Sidang Gedung 2 Lantai 2, Kampus Margonda dengan calon peserta yang tercatat ikut proses seleksi ini 14 calon karyawan. Hasil dari tahap keempat ini akan diumumkan langsung oleh pihak PT. Bank DKI.

Sedangkan langkah-langkah dalam proses seleksi adalah :
-Memeriksa berkas lamaran
-Interview awal
-Melengkapi berkas lamaran
-Mengadakan tes
-Wawancara akhir (meliputi gaji, harapan dan rencana kedepan )
-Tes fisik ( bila diperlukan)
Contoh seleksi adalah sebagai berikut :
Proses seleksi posisi ODP di Bank Mandiri

1. Interview Awal
Interview ini menggunakan bahasa inggris. Selanjutnya jika lolos tes wawancara akan dilanjutkan pada tahap tes TOEFL.
2. Test TOEFL
Test TOEFL yang digunakan adalah test TOEFL ITP dari IIEF. Nilai untuk lolos harus lebih dari 500.
3. Aptitude Test
Setelah itu, jangka waktu untuk menunggu hasil dari Test TOEFL hampir seminggu, dan pemberitahuannya lolos atau tidaknya akan dikirim melalui sms ke no HP.
4. Leaderless Group Discussion
Selanjutnya, pada test ini pelamar akan diminta untuk bergabung dalam grup-grup kecil (4-5 orang) untuk bersama-sama memecahkan sebuah permasalahan. Diskusi ini sifatnya Leaderless, jadi jangan mendominasi dan bertindak sebagai pemimpin diskusi.
5. Medical Check UP
Pada tahap ini pelamar akan diminta untuk melakukan general medical check up, meliputi , tes darah, urione, EKG(jantung),pendengaran,mata,THT, fisiologi oleh internist,foto thorax(tulang belakang), rontgen abdomen (ginjal,hati,dll).
6. Final Interview Board of Directors
Pada tahap ini, pelamar akan diinterview oleh salah satu direksi bank mandiri. Disini yang dilihat adalah kesungguhan dan komitmen untuk bergabung di bank mandiri. Setelah tahap ini lolos, maka pelamar akan menandatangani surat jadwal kontrak dan bergabung sebagai karyawan di Bank Mandiri tersebut.

b). (Rothwell dalam Edy Sutrisno, 2011), menawarkan suatu teknik perencanaan sumber daya manusia meliputi beberapa tahap, yaitu:
1) Investigasi baik pada lingkungan ekternal, internal, dan organisasi.
2) Forecasting atau peramalan atas ketersediaan supply dan demand sumber daya manusia saat ini dan masa depan.
3) Perencanaan bagi rekrutmen, pelatihan, promosi, dan lain-lain.
4) Utilisasi, yang ditujukan bagi manpower dan kemudian memberikan feedback bagi proses awal.

Serta Teknik peramalan (forecasting) yang merupakan instrumen suatu perencanaan. Handoko (1994) menyatakan upaya untuk memperkirakan kebutuhan SDM dimasa mendatang dapat dilakukan dengan teknik forecasting.
Beberapa teknik forecasting yang dapat digunakan dalam melakukan peramalan berkaitan dengan penyusunan perencanaan SDM, seperti :
a. Teknik Delphi
Teknik ini menggunakan keahlian sekelompok orang (biasanya manajer). Para perencana di departemen SDM dalam hal ini berfungsi sebagai penengah, menyimpulkan berbagai pendapat dan melaporkan kesimpulan-kesimpulan dari pendapat-pendapat sekelompok orang tersebut kepada para ahli. Laporan ini kemudian dikaji ulang dengan cara mensurvei ulang. Kegiatan-kegiatan ini diulang sampai para ahli mencapai consensus (biasanya empat sampai lima kali survei sudah cukup).

b. Ekstrapolasi
Teknik ekstrapolasi ini mendasarkan diri pada tingkat perubahan atau kecenderungan pada masa lalu untuk membuat proyeksi dimasa yang akan datang. Penggunaan teknik ekstrapolasi berangkat dari pemikiran bahwa kehidupan organisasi merupakan suatu yang berulang (kontinum). Teknik ini akan mempunyai keabsahan (Validitasi) yang tinggi bila menggunakan asumsi Cateris Paribus. Artinya faktor-faktor lain diasumsikan tidak berubah merupakan kelemahan dari teknik ini. Pada kenyataannya kondisi atau lingkungan selalu berubah. Dengan demikian teknik ini hanya dapat digunakan untuk perencanaan SDM jangka pendek. Sedangkan perencanaan SDM jangka panjang, teknik ini tidak berlaku.
Contoh teknik ekstrapolasi : Bila rata-rata dua karyawan diterima setiap bulan dibagian produksi selama dua tahun yang lalu, maka berarti ada 24 karyawan yang akan diterima oleh bagian produksi untuk satu tahun mendatang. Asumsi teknik ini adalah, penyebab permintaan sama dari waktu ke waktu.

c. Indeksasi Indeksasi adalah teknik estimasi kebutuhan SDM di masa yang akan datang dengan menandai tingkat perkembangan karyawan dengan indeks. Teknik indeksasi berangkat dari asumsi bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan atas tenaga kerja baik yang bersifat eksternal maupun internal berada pada kondisi konstan. Sebagaimana halnya dengan teknik ekstrapolasi, teknik ini juga hanya berguna untuk perencanaan jangka panjang. Contoh klasik teknik ini : rasio antara karyawan produksi dengan hasil penjualan. Sebagai contoh, para perencana bisa menyimpulkan bahwa setiap sepuluh juta rupiah kenaikan penjualan, departemen produksi memerlukan satu tambahan karyawan baru. teknik ini mengasumsikan penyebab-penyebab permintaan tetap sama dari waktu ke waktu.

d. Analisis Statistik
Berbeda dengan teknik ekstrapolasi dan taknik indeksasi, teknik ini digunakan untuk perencanaan SDM jangka panjang. Teknik ini lebih rumit dari indeksasi maupun ekstrapolasi, namun hasilnya lebih akurat untuk jangka panjang karena teknik ini mempertimbangkan perubahan bergesarnya tuntutan terhadap kebutuhan SDM. Analisis statistik yang dikenal umum adalah regresi dan korelasi.…...

Similar Documents

Free Essay

Borang Soal Selidik

...UNIVERSITI KEBANGSAAN MALAYSIA FAKULTI EKONOMI DAN PERNIAGAAN PENYELIDIKAN PERNIAGAAN (EPPM 2133) BORANG SOAL SELIDIK “SEKTOR MAKANAN MEMPENGARUHI INDUSTRI PELANCONGAN DI MALAYSIA” ARAHAN : 1. Borang soal selidik ini mengandungi empat bahagian yang terdiri daripada Bahagian A, B, C dan D. 2. Anda dihendaki menjawab ketiga-tiga bahagian tersebut. 3. Bahagian A mengandungi 5 soalan, Bahagian B mengandungi 20 soalan, Bahagian C mengandungi 10 soalan dan Bahagian D mengandungi 10 soalan . MAKLUMAT : * Jasa baik dan kerjasama anda untuk meluangkan masa beberapa minit amat disanjungi. * Soalan selidik ini bukanlah satu ujian, oleh itu tiada jawapan salah atau betul * Maklumat yang diperoleh daripada soalselidik ini adalah SULIT, dan ia digunakan untuk kajian semata-mata. Anda tidak perlu memberi nama dan alamat. * Sila jawab dengan jujur dan berterus terang. Jawab SEMUA soalan dengan tenang * Kerjasama anda amat dihargai. “Jutaan terima kasih” diucapkan. BAHAGIAN A : MAKLUMAT RESPONDEN Arahan : Sila tandakan (√) pada petak yang berkenaan 1. Jantina Lelaki ( ) Perempuan ( ) 2. Bangsa Melayu ( ) Cina ( ) India ( ) 3. Umur 20 – 40 tahun ( ) 40 – 60 tahun ( ) 60 – 80 tahun ( ) 4. Negeri Selangor ( ) Perak ( ) Johor ( ) Negeri......

Words: 734 - Pages: 3

Free Essay

Contoh Soal Psak 46

...CONTOH SOAL Pajak Laba sebelum pajak tahun 2008 Rp 1.500.000.000 ,-. Koreksi fiskal atas laba tersebut adalah : Beda Tetap : 1. Pendapatan Sewa Bangunan Rp 60.000.000,- 1. Beban bunga pajak  Rp 20.000.000,-. 2. Beban pemberian kenikmatan dalam bentuk natura Rp 35.000.000,-. 3. Pendapatan jasa giro Rp 10.000.000,- 4. Beban PPh Rp 5.000.000,-  Beda Temporer : 1. Penyusutan komersil Rp 10.000.000,- lebih tinggi dari penyusutan fiskal 2. Amortisasi fiskal Rp 15.000.000,- lebih tinggi dari Amortisasi komersil. Kredit Pajak : 1. PPh Pasal 22 Rp   10.000.000,- 2. PPh Pasal 23 Rp   10.000.000,- 3. PPh Pasal 24 Rp     5.000.000,- 4. PPh Pasal 25 Rp   15.000.000,- Pertanyaan : 1. Tentukan Penghasilan Kena Pajak. 2. Tentukan PPh Kurang/lebih bayar. 3. Tentukan asset atau kewajiban pajak tangguhan. 4. Buat Jurnal dan penyajiannya. Jawab : 1. Laba Sebelum Pajak                                                                  Rp  1.500.000.000,- Koreksi Beda Tetap :      -/- Pendapatan Sewa bangunan       (Rp  60.000.000,-)      -/- Pendapatan jasa giro                     (Rp  10.000.000,-)      +/+ Beban Bunga pajak                        Rp  35.000.000,- +/+ Beban Pemberian natura             Rp  10.000.000,- +/+ Beban PPh                                      Rp     5.000.000,- Total  Beda tetap                                                                       (Rp   20.000.000,-)              ...

Words: 417 - Pages: 2

Free Essay

St. Padre Pio

...ST. Padre Pio Patron: Civil Defense Volunteers Padre Pio, whose real name was Francesco Forgione was born on May 25, 1887 in Pietralcina, a small town in southern Italy. Every since he was a child he always showed love towards the religious lifestyle. It is said that at the age of 5 Padre Pio had already dedicated his life to God. At the age of sixteen he entered a religious order called “Capuchin Friars”. “There was something which distinguished him from the other students, whenever I saw him he was always humble and silent”, one of his peers had said. What astonished them the most was Pio’s love for prayer. In the year 1910 at the age of 23 Padre Pio had been ordained as a priest.       After celebrating a Mass on September 1918, he had received what is known as a “Stigmata”. His hands and feet were subjected with the same wounds of Christ; he was the first priest ever to have received the gift of Stigmata. The news of this spread all over the world and people flocked to witness this miracle. Scientists had examined the wounds over and over but could never come up with an explanation. He had performed many miracles which included curing a blind little girl. Pio was also rewarded by God with other magnificent gifts such as the gift of perfume which was the beautiful odor of roses that marked Padre Pio’s presence and Pio’s ability to visit the needy from far distances from where he was without ever leaving.       He also taught that those who choose to love their money and......

Words: 419 - Pages: 2

Premium Essay

Sdm Analysis

...the most relevant cost driver. In the case of SDM there is value in looking at the more complex costing system, the activity-based system, because their overhead costs cover a varied list of cost types which have no single cost driver that can be used to accurately allocate their overhead expenses to their different product lines. 4. One of the primary problems that South Dakota Microbrewery (SDM) faces is that local competition in the ale market is driving the cost of ale down. Buffalo Ale is both SDM’s most profitable and biggest yielding product. Decreases in the price of ale would adversely affect SDM’s bottom line. The company has some protection from this decrease in market price for ale because they have multiple product lines. However one of their two other product lines, Bismark Bock, is not profitable and the company has a loss of $38.94 for each batch of bock that they sell. These losses were originally masked when SDM calculated their costs using a plant-wide allocation based on direct-labor hours. If they cannot make a profit from bock, either by reducing the cost to produce it, or by increasing the price at which it is sold, this product line may need to be eliminated. However, without knowing more about the market that they operate in this may cause further losses and might need to be avoided. The most straight forward way to make bock profitable would be to increase its cost, but It is unclear in this case study if SDM will be able to adjust their pricing for......

Words: 642 - Pages: 3

Premium Essay

Sdm-Dell

...Supply Chain Management Final Report On Dominos: Supply Chain Network Contents 1. Food Service Industry in India 3 2. About Dominos 4 3. Dominos India 5 3.1 Competitors 6 3.2 SWOT Analysis 8 3.3 Porter five Forces Analysis 9 4. Methodology 10 5. A Typical Domino’s Store 10 5.1 Work Force 10 5.2 Organization Structure 11 6. Domino’s Supply chain: Providing a Strategic Competitive Advantage 13 6.1 Evolution of Dominos back-end supply chain 13 6.1.1 Old Supply chain 13 6.1.2 Revamped Supply Chain Model-2000 13 6.1.3 Current Commissary Operations 15 6.1.4 Vendor Management: 16 6.1.5 Insights on Demand Estimation from retail visit: 17 6.1.6 Inventory Management @ Dominos 18 7. Domino’s as a food service organization 20 8. Service Process Flow 22 8.1 Domino’s 30-minute delivery promise 23 8.2 Service Process flow 24 8.3 Pizza Order tracking 25 8.4 Standard Layout of the make-line 26 8.4 Service Blueprint 27 8. Issues & Recommendations 29 9. References 30 1. Food Service Industry in India The Indian food industry has been witnessing strong growth over past few years. Right now India is the world's second largest producer of food next to China, and certainly has the potential of becoming the biggest producer in the years to come. The total food production in India is expected to grow by leaps and bounds in the next decade primarily because of the growing segment of young professionals and...

Words: 6420 - Pages: 26

Free Essay

Contoh Soal Perhitungan Modal Bprs

...A. Berapa modal minimal yang harus disetor Tuan Wijaya jika akan mendirikan: 1. BPRS di Yogyakarta 2. BPR di Surabaya 3. BPR di Bogor 4. BPR di Palangkaraya 5. BPRS di Palembang 6. BPR di Bali JAWAB: Modal minimal yang harus disetor Tuan Wijaya jika akan mendirikan: 1. BPRS di Yogyakarta : Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) 2. BPR di Surabaya : Rp. 2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah) 3. BPR di Bogor : Rp. 2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah) 4. BPR di Palangkaraya : Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) 5. BPRS di Palembang : Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) 6. BPR di Bali : Rp. 2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah) B. Berapa modal tambahan yang harus disetor Tuan Wijaya jika akan membuka kantor cabang BPRS yang baru; 1. di Tangerang dengan modal awal disetor Rp. 3 milyar 2. di Yogyakarta jika modal awal disetor Rp. 2 milyar 3. di Semarang jika modal awal disetor Rp.6 milyar JAWAB: Modal tambahan yang harus disetor Tuan Wijaya jika akan membuka kantor cabang BPRS yang baru: 1. di Tangerang dengan modal awal disetor Rp. 3 milyar tambahan modal disetor = minimal 25% X persyaratan modal pendirian BPRS = 25% x 2.000.000.000 = 500.000.000 Jadi tambahan modal yang harus disetor Tuan Wijaya jika akan membuka kantor cabang BPRS yang baru di Tangerang adalah minimal Rp. 500.000.000,00 (Lima ratus juta rupiah) 2. di Yogyakarta jika modal awal disetor Rp. 2 milyar tambahan modal disetor = minimal 25% X......

Words: 354 - Pages: 2

Free Essay

Persediaan

...belum terealisasi merupakan transaksi atas nilai pasar wajar (marked to market) yang berjumlah lebih dari 50 persen. Dalam hal lindung nilai ini, untuk sisi utang kami mungkin merugi, namun dari sisi pendapatan kami meraih keuntungan. Jadi, sebaiknya dilihat dari sisi kerugiannya saja. Marwan Batubara Anggota DPD RI Sewaktu posisi Dirut Indosat kosong karena diangkatnya Widya Purnama menjadi Dirut Pertamina (2004), pemerintah berupaya menempatkan pengganti. Namun Temasek menolak. Komisaris Utama Indosat, Peter Seah, mengatakan, “Posisi Dirut Indosat dikosongkan karena calon-calon yang ada tidak memenuhi kualifikasi.” Kita paham itu memang hak Temasek sebagai pemegang saham mayoritas. Tapi hal ini dapat juga dianggap menistakan kemampuan SDM Indonesia. Sadarkah kita bahwa asing telah sedemikian menentukan pada sektor strategis negara? Meskipun divestasi Indosat pada bulan Desember 2002 telah dilakukan dengan melanggar aturan, kita belum melihat upaya menyeluruh untuk menuntaskannya. Justru kita tersentak dengan temuan Anggota DPR Dradjad H Wibowo yang menyatakan bahwa transaksi derivatif Indosat berpotensi merugikan negara hingga Rp 323 miliar. Kita khawatir temuan terbaru tentang Indosat inipun akhirnya akan hilang tanpa penyelidikan yang tuntas. Me! Mengapa semua ini bisa terjadi? Kita khawatir memang ada oknum yang terus melindungi dan bekerja untuk kepentingan Temasek. Selalu mentok Saat Iluni UI Jakarta melaporkan kasus divestasi Indosat ke Kejaksaan Agung pada awal......

Words: 1525 - Pages: 7

Free Essay

Tugas Sim: Shutter Express

...informasi oleh pengguna informasi. Kriteria dari sistem informasi antara lain, fleksibel, efektif dan efisien. • Sistem informasi adalah kumpulan antara sub-sub sistem yang salaing berhubungan yang membentuk suatu komponen yang didalamnya mencakup input-proses-output yang berhubungan dengan pengolaan informasi (data yang telah dioleh sehingga lebih berguna bagi user) • Sistem informasi adalah sistem yang saling berhubungan dan terintegrasi satu dengan yang lain dan bekerja sesuai dengan fungsinya untuk mengatur masalah yang ada. • Suatu sistem informasi adalah aransemen dari orang, data, proses-proses, dan antar-muka yang berinteraksi mendukung dan memperbaiki beberapa operasi sehari-hari dalam suatu bisnis termasuk mendukung memecahkan soal dan kebutuhan pembuat-keputusan manejemen dan para pengguna yang berpengalaman di bidangnya. 2.2 Komponen sistem Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, yang artinya saling bekerjasama membentuk suatu kesatuan. Komponen-komponen sistem atau elemen-elemen sistem dapat berupa subsistem atau bagian-bagian dari sistem. Setiap sistem tidak perduli betapapun kecilnya, selalu mengandung komponen-komponen atau subsistem-subsistem. Setiap subsistem mempunyai sifat-sifat dari subsistem untuk menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. Suatu sistem dapat mempunyai suatu sistem yang lebih besar disebut dengan supra sistem. 1. Komponen input Input merupakan data yang masuk......

Words: 3854 - Pages: 16

Premium Essay

Sdm Aviation Channel

...Airline Distribution Air Transport Management Seminar Universidade Lusofona Lisbon 7th - 11th January 2008 Dr Keith Mason Director Business Travel Research Centre www.businesstravelresearch.com Dept of Air Transport K.Mason@cranfield.ac.uk Distribution - Factors affecting distribution strategy • Airlines drive to reduce costs • Distribution has been around 20% of operating costs • Airlines wishing to have more direct contact with their clients • Technology has provided the possibility of a direct channel between the airline and its customers • Disintermediation - as airlines doubt the ability of agents to influence customers’ choice • GDSs fees • Large corporates are more professional in the way they purchase travel products Star Alliance Carriers collective spend over USD $11bn on distribution Description Total Mainline reservations, sales, advertising and promotional cost, by category 2004 est. 100% 90% 80% 70% 60% 50% 40% 30% 20% 10% 0% Sources: Form 41 4Q03, Star Alliance Cost Q3 03 8% 2% 2% 7% 18% Advertising & Promotions 20% Media Personnel Loyalty Programs Other CRS / GDS Fees Other Reservations & Sales 60% Credit Card Fees 18% Salesforce /Reservations Benefits Management & staff 5% 6% 3% 8% 19% 1% Cargo Comm. 1% Other Pax Comm. 19% Passenger commissions Cargo commissions The distribution value chain • Airlines spend $5bn per annum on GDS fees • Cost as % of ticket prices • GDS 8 - 11% •......

Words: 2086 - Pages: 9

Free Essay

Soal

...zero-sum) dan bahwa hanya anggota tim tertentu Bottom of Form ------------------------------------------------- Sebagai contoh, perhatikan pengalaman sebelumnya staf anggota Anda berpikir untuk menugaskan ke aktivitas tertentu. Apakah mereka melakukan fungsi ini sebelumnya? Apakah mereka memiliki pengalaman yang diperlukan untuk tingkat kompleksitas ini aktivitas proyek Meskipun ketersediaan, tingkat pengalaman, minat, biaya, dan kemampuan sumber daya Anda dianggap sebagai bagian dari input faktor lingkungan perusahaan, Anda harus memahami masukan-masukan dan pentingnya mereka bagi proses Mengakuisisi Tim Proyek untuk ujian. Praktek-praktek perekrutan adalah contoh dari aset proses organisasional untuk menonton dalam proses ini. Ini adalah soal membuat tertentu anda berkonsultasi prosedur organisasi atau kebijakan saat ini di tempat ketika menyewa dan menugaskan staf. Organisasi kebijakan yang mendikte praktek-praktek perekrutan kendala. Anda telah melihat masukan lainnya dalam proses sebelumnya, sehingga Anda akan pindah ke alat dan teknik dari proses ini. ...

Words: 6965 - Pages: 28

Free Essay

Recruitment, Selection and Employment of Managers for Foreign Assignments (Indonesian)

...rekrutmen dan seleksi. Banyak faktor yang nantinya akan mempengaruhi proses rekrutmen dan seleksi SDM asing atau biasa disebut dengan ekspatriat, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) ekspatriat memiliki arti sebagai tenaga kerja asing. Faktor yang paling nyata akan mempengaruhi proses rekrutmen adan seleksi ekspatriat adalah perbedaan budaya (culture), karena kebudayaan yang melekat didalam suatu Negara pasti berbeda dengan Negara yang lainnya. Misalkan Indonesia dengan Jepang, dimana disiplin dan ketepatan waktu sangat diutamakan oleh orang Jepang. Dalam konteks ini, saya tidak mengatakan jika orang Indonesia itu tidak disiplin dan tidak menghargai waktu, tetapi ada beberapa orang yang memang begitu dan budaya orang-orang kita yang terbiasa memaklumi hal-hal tersebut. Perbedaan budaya juga akan mempengaruhi proses adaptasi dari ekspatriat itu sendiri, misalkan seorang ekspatriat asal Indonesia yang merupakan seorang muslim harus bekerja di Negara barat yang mayoritas penduduknya merupakan non-muslim. Maka dia harus membiasakan diri tinggal di daerah yang bisa dibilang kurang memadai untuk seorang muslim, dimana ketika di Indonesia terdapat banyak masjid maupun musholla sebagai tempat beribadah dan pengingat waktu masuk sholat, sementara di tempat dia yang baru mencari masjid bisa dikatakan cukup susah meskipun memang pasti juga ada masjid disana. Hal lain yang tidak kalah susah adalah soal makanan, bayangkan saja jika di Indonesia sangat mudah bagi dia menjumpai produk......

Words: 1605 - Pages: 7

Premium Essay

Hul-Sdm Overview

...Group 3: Himanshu Kamat (22) Hitesh Mahansaria (24) Sahil Gupta (88) Prachi Bansal (84) Kuntal Panja (106) Overview of HUL Distribution Network Sales Force Management Incentives Financial Analysis     Maintaining Favorable trade relations Providing innovative incentives to retailers Organizing demand generation activities Logistic Support Evolution of Sales Force Salesman  Registered Wholesaler  A stock point for company’s products in that market    Products manufactured over 40 factories decentralized across 2 million square mile of territory. The operation involves 2000 suppliers and associates. Distribution network consist of     4000 redistribution stockists 6.3 million retail outlets  Reaching entire urban population and about 250 million rural consumers Factory Carrying and Forwarding Agent Distributor Urban Area Redistributi on Stockists Star Seller Rural Area Redistribut or Redistribution Stockists Whole seller Family Groceries Retailers  Carry and Forward Agents    Buffer stock points Resulted in cost saving in terms of direct transportation and reduced time lag delivery Improved customer service to RS  Redistribution Stockists    Provide distribution units to the company salesman Company Depot Helped in transshipment, bulk breaking, stock point to minimize stock out at the RS level  Role by redistribution stockists Financing stock, warehousing......

Words: 2369 - Pages: 10

Free Essay

Soal Mki Take Home Test

...Internasional ------------------------------------------------- Submit via Lentera (softcopy): Senin 21 Maret 2016 pk 19.00 ------------------------------------------------- submit tertulis di kelas pertemuan: Selasa 22 Maret 2016 pk 10.30 TERDAPAT 4 SOAL DENGAN BOBOT NILAI MASING-MASING 25, BOLEH DIKERJAKAN TIDAK BERURUTAN NO NAMUN TIDAK BOLEH PARTIAL ! SOAL 1 Sebuah perusahaan di Philadelphia membeli mesin dari perusahaan Canada senilai USD150 dan menerima kredit dagang satu tahun. Mesin tersebut diangkut ke Philadelphia oleh perusahaan trucking Canada dengan membebankan biaya angkut ke perusahaan US sebesar USD10. Perusahaan US mengasuransikan pengiriman tersebut pada perusahaan asuransi US dan membayar premi sebesar USD3. Setelah pengiriman mesin ke Philadelphia, truk Canada tersebut melanjutkan perjalanannya ke Houston, dimana truk itu mengambil microcomputers yang dijual oleh perusahaan Texas ke perusahaan Mexico. Pengiriman ini yang bernilai USD170 diasuransikan oleh perusahaan asuransi US dengan premi USD4. Tidak ada kredit dagang yang diberikan kepada perusahaan Mexico. Hitung BOP untuk US dengan asumsi perusahaan Canada dan Mexico mempertahankan tabungan mereka di New York dalam mata uang dollar. SOAL 2 Berikut ini merupakan spot rates terhadap GBP yang diambil dari “Financial Times” pada hari Jumat, 2 Februari 2007. Country | Code | midpoint | change | Spread | Czech Rep | czj | 42.7945 | +0.1868 | 616–273 | Denmark | dkk | 11.30929 |......

Words: 670 - Pages: 3

Free Essay

Abc-Costing

...berkaitan dengan jumlah bacth produk yang diproduksi. Misal biaya setup mesin. d. Unit level activity cost ---- biaya yang berkaitan dengan besar kecilnya jumlah unit produk yang dihasilkan. Misal biaya bahan baku, biaya tenaga kerja Langkah-langkah ABC sistem 1. Tahap pertama pengelompokan biaya overhead ke dalam kelompok biaya yang homogen. Kelompok biaya homogen merupakan kumpulan overhead yang variasinya dapat dijelaskan oleh satu faktor penyebab (cost driver). Untuk menentukan mana kelompok biaya yang homogen, dapat melihat biaya yang mempunyai rasio konsumsi sama untuk seluruh produk. 2. Tahap kedua alokasi biaya overhead pabrik: Alokasi biaya overhead = Tarif kelompok x Dasar pembebanan yang dikonsumsi Soal Latihan: PT ABC mempunyai dua depatermen, yaitu dep I dan II yang digunakan untuk memproduksi produk A dan produk B. Data untuk menentukan biaya produk A dan B adalah sebagai berikut: |Keterangan |Produk A |Produk B | |Unit diproduksi |10.000 unit |40.000 unit | |Biaya bahan baku |Rp 10.000.000 |Rp 40.000.000 | |Biaya tenaga kerja langsung |Rp 12.000.000 |Rp 48.000.000 | |Jam mesin |20.000 jm |80.000 jm ......

Words: 962 - Pages: 4

Free Essay

Corporate Strategy

...sehingga membentuk satu pola kehidupan tertentu yang dilakukan dari hari ke hari. Jika perubahan berpengaruh besar terhadap pola kehidupan tadi terjadi terhadap pola yang sudah terbentuk hingga alam bawah sadar seseorang, maka secara natural akan muncul mekanisme pertahanan diri, yaitu berbentuk penolakan. I.2.1.1.2. Rasa Aman Jika kondisi sekarang seseorang berada pada suatu area nyaman (zona aman) sudah memberikan perasaan keterlindungan dan tenang dan juga memiliki kebutuhan akan rasa aman yang relatif tinggi, maka potensi penolakan perubahan pun makin besar. Mengubah cara kerja padat karya ke padat modal memunculkan rasa tidak aman bagi seseorang. I.2.1.1.3. Faktor Ekonomi Faktor lain sebagai sumber penolakan atas perubahan adalah soal perubahan pendapatan terutama penurunan karena pemenuhan kebutuhan dasar adalah faktor dominan dalam menentukan sikap. Sebagai contoh banyak pegawai yang menolak konsep 5 hari kerja karena rasa takut akan kehilangan upah lembur. I.2.1.1.4. Takut Akan Sesuatu yang tidak Diketahui Sebagian besar perubahan tidak mudah diprediksi hasilnya. Oleh karena itu muncul ketidak pastian dan keraguraguan. Kalau kondisi sekarang sudah pasti dan kondisi nanti setelah perubahan belum pasti, maka orang akan cenderung memilih kondisi sekarang dan menolak perubahan. I.2.1.1.5. Persepsi Persepsi cara pandang individu terhadap dunia sekitarnya. Cara pandang ini mempengaruhi sikap. Pada awalnya program keluarga berencana banyak ditolak oleh......

Words: 2829 - Pages: 12