Free Essay

Penaksiran Orientasi Kari

In: Business and Management

Submitted By DestyaBA
Words 1254
Pages 6
Penaksiran Orientasi karir

Talenta, norma, dan latar belakang memiliki pengaruh yang besar dalam pemilihan sebuah karir. Survei ini dibuat untuk membantu anda mengenali orientasi karir anda. Anda tidak bisa salah dalam tes ini, yang ada hanya jawaban yang tidak benar atau jawaban yang salah.
Setiap item pertanyaan memilki dua pernyataan. Jawab salah satu dari yang tersedia yang paling menggambarkan diri anda atau yang paling benar mengenai diri anda. Anda hanya diperbolehkan memilih satu pernyataan, walaupun mungkin anda menyukai beberapa sekaligus atau mungkin tidak menyukai semua jawaban yang tersedia. Jangan melompati satu soalpun atau melingkari kedua jawaban dalam satu soal. Lingkari huruf yang bersesuaian dengan pernyataan yang anda pilih. Jangan terlalu lama mempertimbangkan jawaban anda.
Lingkari satu huruf dari masing – masing soal. 1. Saya suka mengatur diri saya dan orang lain agar menang (V)
Syaa suka berkutat dengan diri saya sendiri dalam sebuah organisasi (X) 2. Bekerja harus memiliki keseimbangan antara waktu luang dan mengembangkan hubungan dengan orang lain (y)
Kebutuhan pribadi harus dikesampingkan (V) 3. Saya ingin bekerja pada sebuah organisasi yang memberikan penghargaan terhadap kerja keras, loyalitas, dan dedikasi (W)
Saya senang mengatur tujuan utama saya dan meraih itu dengan cara dan jalan saya sendiri (X) 4. Saya tipe orang yang agresiv dan memilki kemam;uan analisis dan mengatur orang yang tinggi (V)
Saya dapat menjaga prespektif yang baik antara kebutuhan pekerjaan saya dan kebutuhan keluarga saya (Y) 5. Saya ingin kerja sendirian (X)
Saya ingin kerja bersama – sama (W) 6. Saya menikmati pekerjaan sebagai konsultana tau penghilang masaalh dan ditantang oleh sebuah projek yang menyenangkan (Z)
Saya senang bekerja sebagai pemimpin dan bertanggung jawab dalam mencapai sebuah tujuan (V) 7. Partner saya sangat penting, sepenting karir saya (Y)
Partner saya membantu pekerjaan saya saat saya tengah dalam suatu projek yang menyenangkan (Z) 8. Hal terpenting untuk saya adalah sebuah kebebasan (X)
Mempertahankan pekerjaan (Y) 9. Saya sangat berkompeten. Loyal, dapat dipercaya dan pekerja keras (W)
Saya dapat memposisisikan diri saya untuk memiliki skill yang baik, seorang leader yang baik, dan pengatur yang baik. (V) 10. Hanya percaya pada diri sendiri (X)
Seimbang (Y) 11. Saya adalah seorang yang tertantang dengan projek2 yang menyenangkan (Z)
Saya adalah seorang yang senang menjadi pengatur diri sendiri (X) 12. Saya adalah seorang yang seimbang namun juga mau terbagi (Y)
Suka berpetualalng dan kompetitif (Z) 13. Hanya percaya pada diri sendiri dan dapat memenuhi kebutuhan sendiri (X)
Imajinatif dan gembira (Z) 14. Saya adalah seorang yang stabil dan gigih (W)
Saya adalah seorang yang mandiri dan dapat mengarahkan diri sendiri (X) 15. Saya adalah seorang yang dapat merencanakan dan mengatur segala hal dengan baik (V)
Saya adalah seorang yang pandai menganalisa situasi dan mengembangkan kreativitas serta solusi – solusi baru (Z) 16. Saya adalah seorang yang handal dalam bidang saya (Z)
Saya adalah warga negara yang baik (W) 17. Saya mampu memodifikasi tujuan utama saya untuk mencapai tujuan organisasi dan atasan saya (W)
Saya mencoaba untuk menyelaraskan tujuan organisasi dan tujuan saya sendiri (Y)

Tujuan utama seseorang adalah untuk : 18. Mengatur nasib saya sendiri (X)
Tidak mengizinkan pekerjaan saya mengganggu kebutuhan kehidupan pribadi saya (Y)

Penting untuk : 19. Memiliki pekerjaan dimana ada sebuah keamanan dan rasa memiliki (W)
Dapat mencurahkan waktu unutk keluarga dan aktifitas pribadi lainnya (Y)

Saya memilih : 20. Karir dengan pelangkahan ke jenjang berikutnya menggunakan promosi (V)
Kesempatan untuk menuntaskan masalah (Z) 21. Saya senang berada ditengah – tengah pengaruh sesuatu (V)
Saya menghargai dipekerjakan jangka panjang, penerimaan, dan dihargai dalam sebuah organisasi (W) 22. Saya mencari teman yang tepat untuk memajukan karir saya (V)
Saya hanya dpat mengembangkan karir saya selama minat saya menjadi sesuatu yang penting dalam karir tsb (X) 23. Tujuan akhir saya adalah mendapakan rasa keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi (Y)
Tujuan akhir saya adalah stabilitas, apresiasi, dan memiliki posisi yang baik dalam sebuah organisasi (W) 24. Saya menginginkan posisi dengan otonomi yang seluas – luasnya (X)
Saya senang dalam sebuah batasan (V) 25. Tujuan akhir saya adalah stabilitas, apresiasi, dan memiliki posisi yang baik dalam sebuah organisasi (W)
Tujuan akhir saya adalah memajukan organisasi saya (V) 26. Saya menilai bahwa kesuksesan finansial dan naiknya kekuasaan dan prestis adalah ukuran terpenting dalam sebuah kesuksesan karir (V)
Saya menilai bahwa kesuksesan dalam karir saya adalah memiliki waktu yang seimbang untuk pekerjaa, keluarga, dan pengembangan pribadi.

Saya lebih memilih : 27. unggul dalam bidang saya (Z)
Dicap sebagai orang yang dapat diandalkan dan loyal (W)

Saya lebih suka : 28. Bekerja dalam sebuah tim dalam periode panjang dan basis yang tetap (W)
Bekerja dalam tekanan tugas atau projek grup dalam langkah yang cepat dan periode pendek (Z) 29. Pengembangan profesionalitas dan latihan yang berkelanjutan sangat penting demi kepentingan pribadi (Z)
Di akhir sesuatu , saya menjadi seorang yang handal dan mendapatkan fleksibilitas dan kemandirian yang lebih (X)

Penilaian

Setelah anda menyelesaikan kuisoner ini, kembali ke atas dan jumlah berapa kali anda melingkari huruf V. Kemudian lakukan penjumlahan ini pada huruf lainnya, catat hasilnya dalam kolom yang tersedia dibawah. Jika anda dapat menyelesaikan penjumlahan dengan benar, maka total dari semua angka adalah 30 (V+W+X+Y+Z)

Deskripsi Orientasi

V = orientasi pada kemajuan. Orientasi karir ini biasanya berkaitan dengan keinginan untuk memajukan posisi hierarki atau jabatan dalam sebuah sistem. Pengaruh yang lebih, prestis, dan remunerasi finansial biasanya diberikan pada setiap saat mengalami kenaikan jabatan. Pencapaian individual seperti strategi sering ditemuakan dalam sebuah organisasi yang besar atau asosiasi yang sudah professional. Banyak eksekutif dan orang – orang yang sadar aan status mengikuti orientasi karir ini.

W = orientasi pada kemanan. Beberapa orang dikendalikan oleh kebutuhan keamanan dalam pekerjaan, ornagisasi, identitas, dan keinginan mereka. Balasan untuk keloyalan, dedikasi atas kerja keras, mereka mencari pengerjaan jangka waktu panjang, benefit, pengenalan, dan apresiasi dari pekerja. Orang semacam ini serin gmencari promosi yang tepat dan kemajuan sebagai simbol dari kelayakan mereka. Banyak dari mereka yang mengejar karir yang besar dan kemanan di organisasi merupakan bentuk dari pencapaian orientasi karir internal mereka.

X = Orientasi pada kebebasan. Jika dibandingkan dengan kemajuan dalam karir, orang yang berkarir dan menganut orientasi semacam ini lebih sering memutuskan untuk keluar dari batasan yang ada. Penitikberatan ini adalah pencarian otonomi pribadi, “mencari ruang”, menghilangkan supervisi dan kewajiban dibanding dengan terikat dalam suatu proses, norma, dan aturan. Individu – individu ini mau untuk bekerja sangat keras, sering dinobatkan sebagai pebisnis, dengan kondisi yang mengedepankan kemandirian dan kontrol secara pribadi, bukan oleh orang lain. Pekerjaan yang menarik dan menyenangkan sangat penting bagi orang yang memiliki orientasi ini, namun kebebasan pribadi dinilai cukup objektif.

Y = orientasi pada keseimbangan. Beberapa orang mencoba untuk mencoba menghadirkan keseimbangan dalam pekerjaan mereka. Untuk orang yang berorientasi pada keseimbangan, pekerjaan adalah satu satunya dimensi yang sangat penting dalam orientasi gaya hidup, walaupun orang – orang ini kadang menekankan perbedaan dimensi pada musim dan tekanan berbeda yang diberikan. Seperti strategi kebebasan, orientasi karir ini membutuhkan fleksibilitas. Tidak seperti kebebasan, orientasi ini lebih mencari ke kesembangan dan orang – orang yang berorientasi pada kebebasan mencoba untuk memisahkan diri merekan dari pekerjaan mereka. Banyak kombinasi dua karir yang telah terlatih, secara geografis mengikat orang – orang tersebut dan personal yang berorientasi pada pertumbuhan digolongkan dalam kategori ini.

Z = Orientasi pada ketinggian. Beberapa orang diarahkan oleh kebutuhan untuk bersenang – senang tantangan, dan proses kerja. Orang – orang ini menghendari perubahan, bahkan sering secara lateral, menuju inti dari tindakan , petualangan, dan kreatifitas. Pengaturan organisasi bisa jadi besar atau kecil, namun birokrasi cenderung untuk mendesak. Orang – orang yang ahli ini, teknisi, pengusaha, dan seniman, cenderung berorientasi pada kemajuan dan orientasi pada kebebasan, menemukan kesulitan untuk memisahkan diri mereka dari pekerjaan mereka. Sedangkan otonomi mungkin saja dianggap sebagai komponen yang penting untu maju, dan tujuan utamanya adalah pekerjaan yang menyangkan.
r…...

Similar Documents

Free Essay

Determination of Insecticidal Activity of Kenyan Bt Isolates Against the Spotted Stem Borer, Chilo Partellus

...Determination of insecticidal activity of Kenyan Bt isolates against the spotted stem borer, Chilo partellus Kimani1,2 G, Nyambaka2 H, Gichuki1, S, Amata1, R, M. Okomo1 and Kasina1 M 1 Kenya Agricultural Research Institute, NARL. P.O. Box 14733-00800 Nairobi 2 Chemistry Department, Kenyatta University, Correspondence: kasina.j@gmail.com 2 Abstract The delta – endotoxin crystals containing insecticidal Cry proteins were isolated from 20 unidentified local Bacillus thuringiensis Berliner (Bt) isolates and a reference isolate Bt aizawai (Bta) using froth floatation and low speed centrifugation at KARI Biotechnology laboratories, NARL. The total protein was quantified using the Bradford assay method and protein yield from the nutrient broths was estimated at 3.11 mg/ml ±0.938 mg/ml of nutrient broth culture with a purity level of 54.8% ±15.3% of the protein pellet. Leaf – dip bioassay was used to determine the efficacy of the isolates against Chilo Partellus (Swinhoe), a wellestablished and invasive stem borer in Kenya. Among the isolates, Bt 44 and Bt 48 had the most potent endotoxin crystals to 1st instar C. partellus larvae. In addition, the efficacy of these two isolates was not statistically different (P>0.05) from that of Bta based on LT50 values. The findings show that these two locally available unidentified Bt isolates could be used in management of C. partellus and their characterisation (Cry protein) could aid in......

Words: 4095 - Pages: 17

Free Essay

Kari

...Kari Moore Unit 6 – Final Research Paper AC504 April 19, 2013 Abstract In the history of the world, there has never really been a dominate, widely accepted set of ethical standards, unless you count the ten commandments, and as we all know, they didn’t end up widely accepted either. The world is in an ethical tail-spin, trying to be the best, the most profitable, the most dominant, and it is leaving its ethics in the dust. In this paper I will discuss the importance of an ethical system, a global set of ethics, and discuss the pros and cons on a global system. Global Ethical Standards In a perfect world, there would be a single set of standards for everything, taxes, banking, business, accounting, etc. We don’t live in a perfect world, period. We live in a world where ethical decisions stare us in the face every day, some of the decisions are easy, and some aren’t. It is how we deal with them that defines us, and makes us who we are. In the United States history, mainly in the last decade or so, we have made some very bad ethical decisions that have cost many people their jobs, their livelihoods, their retirements, and most importantly, their faith in the system that is supposed to protect them. You might ask yourself, “Shouldn’t these people know better?” The answer isn’t so clear, we hold the men and women in charge to a higher standard because, simply, they are in charge. The truth is, that just like people, every ethical decision is different, and......

Words: 2132 - Pages: 9

Free Essay

Kdkflskfsf

...1. Kari y Per <3 Kari y Per fueron en una fiesta conocieron. Hablaron con uno a otro. Bailaron y besaron. Enamoraron y Per empezó a salir con Kari. Casaron una semana tardío. Comprieron una casa y vivieron una vida feliz, en algunos días. Empecieron pelearse. Per no gustó el comida al Kari. Kari pago todos los cálculos. Actualmente no hablaran con uno a otro. 2. Yo Nací en Bergen el 10 de noviembre de 1997. Pasé la infancia en Bergen y pasé los veranos en nosotros velero, Ylajali. Fui cinco años, mi familia comprasteis una casa de verano en Strandebarm al norte de Bergen en Hardanger. Aquel hemos estado mucho todo el año. He viví todo mi vida en el casa mismo en Sandviken. Hice el escuela de nieto en “Christi Crybbe Skoler” y la secundaria en “Rothaugen Skole”. Actualmente fui al bachillerato en “Langhaugen vgs”. Estoy en el primero clase. Fui niño empecé dibujar y pintar. Empecé muchos diferentes cursos de arte y he siguiendo con cerámica en la escuela de cultura en Bergen. También he empecé artes graficas hoyo. Además jugué baloncesto en cinco años, pero termine por que empezó demasiado serio. Actualmente no entreno nada. He sido afortunado por que he viajado en muchas países diferentes. Por ejemplo, Estados Unidos, Brasil, Tanzania, Kenia, Sri Lanka, España y Dinamarca. En Brasil encontré varios personas que tengo contacto con. Después el bachillerato voy a ir de una escuela superior de arte, delante de København en Dinamarca, que se llama......

Words: 299 - Pages: 2

Free Essay

Science Communication in 'Mythbusters'

...spontaneous, no matter how planned out the experiments are. The initial reactions and results of the experiments are all recorded, forcing the cast to have a gut reaction that is very sincere, rather than a reaction that is scripted and therefore stuck in the ‘head’. Olson states that “Spontaneity and intuition reside down in the lower organs… It gives a wonderful energy that audiences love.” (Olson 2009). This energy that is perceived by the audience creates very likeable characters of the actors in the show. There are several examples of the show appealing to the heart or gut of the audience to communicate their scientific findings. “The Smell of Fear” explored the possibility that humans emit a detectable scent when scared (see Appendix). Hosts Kari, Grant and Tori were put in situations in which they would be sufficiently terrified, allowing the audience to sympathise with them and accessing the ‘heart’ of viewers. The ‘heart’ and ‘gut’ were accessed during “The Morning After”, in which Grant and Tori test which alcohols provide the worst hangovers (see Appendix). The test subjects were the hosts themselves, who drank and slept over at the lab in order to control the experiment. The comedy of their exploits and hangover tests attracted the audience who could relate to the hosts and the scientific experiment itself, because of the humour used. Another way that the Mythbusters team connects to the audience is allusions to previous experiments when deciding what equipment......

Words: 2891 - Pages: 12

Free Essay

Aaaaaaa

...gambaran mengenai unsur-unsur pembentuk budaya organisasi tersebut. Dalam banyak organisasi, salah sati dimensi budaya itu kadang muncul di atas yang lain dan biasanya membentuk kepribadian organisasi dan cara kerja kerja anggota organisasi. Sebagai contoh, Sony Corporation yang berfokus pada inovasi produk. Perusahaan “hidup dan bernafas” dalam pengembangan produk baru (orientasi hasil), dan keputusan kerja, sikap, dan tindakan-tindakan karyawan yang mendukung sasaran. Sebaliknya, Soutwest Airlines membuat para karyawannya sebagai bagian pusat budaya (orientasi orang). Dimensi-dimensi budaya organisasi tersebut adalah 1.      INOVASI DAN PENGAMBILAN RISIKO Kadar seberapa karyawan didorong untuk inovatif dan mengambil risiko. 2.      PERHATIAN PADA DETAIL Kadar sebarapa karyawan diharapkan mampu menunjukkan ketepatan, analisis, dan perhatian pada detail. 3.      ORIENTASI HASIL Kadar seberapa manajer berfokus pada hasil atau keluaran bukannya pada cara mencapai hasil itu. 4.      ORIENTASI ORANG Kadar seberapa keputusan manajemen turut mempengaruhi orang-orang yang ada dalam organisasi. 5.      ORIENTASI TIM Kadar seberapa pekerjaan disusun berdasar tim bukannya perorangan. 6.      KEAGRESIFAN Kadar seberapa keryawan agresif dan bersaing daripada bekerjasama. 7.      STABILITAS Kadar seberapa keputusan dan tindakan  organisasi menekankan usaha untuk mempertahankan status. Budaya Kuat versus Budaya Lemah Meskipun setiap perusahaan mempunyai budaya,tidak......

Words: 7043 - Pages: 29

Free Essay

Pemimpin

...Melalui wawancara, pengujian, dan peninjauan kembali dari catatan perusahaan, perusahaan konsultan yang dihasilkan daftar enam kandidat Salah satu kandidat adalah Joe Morris. Analisis yang digunakan untuk menilai Joe terlibat studi tentang variabel lingkungan dan gaya kepemimpinan saat ini. Exhibit 1 profil gaya kepemimpinan Joe dan berbagai faktor lingkungan yang memiliki beberapa efek pada gaya ini Gaya kepemimpinan saat ini Joe, yang tinggi dalam orientasi tugas dan rendah dalam orientasi hubungan, mirip dengan gaya kepemimpinan dari lima calon manajer umum lainnya. Harapan perusahaan, bawahan potensi general manager, dan posisi baru general manager tidak konsisten dengan gaya kepemimpinan saat ini kandidat. Daerah berpotongan menunjukkan di mana harapan perusahaan, posisi baru, dan bawahan akan konsisten. Menurut MAC, ini adalah gaya kepemimpinan yang ideal bagi calon untuk digunakan sebagai general manager. Jika Joe atau kandidat lain untuk menerima pekerjaan general manager, dia harus secara signifikan meningkatkan orientasi hubungannya. Jika dia tidak, kemungkinan kegagalan, menurut perusahaan konsultan, akan tinggi. Don Kelly bersikeras tentang tidak akan di luar dancey untuk menemukan tiga manajer yang berpotensi sukses. Dia dan seluruh dewan direksi ingin menggunakan perekrutan-dari-dalam kebijakan untuk mengamankan tiga manajer umum terbaik. Itu keyakinan Don bahwa seorang pemimpin bisa mengubah gaya kepemimpinannya untuk memenuhi tuntutan situasional baru.......

Words: 453 - Pages: 2

Premium Essay

Risks Associated with Internet Based Transactions

...kari sherwood Karisherwood0712@gmail.com kari sherwood Karisherwood0712@gmail.com Abstract University of Phoenix by; Kari Sherwood 10/05/2014 Abstract University of Phoenix by; Kari Sherwood 10/05/2014 Network security Hospitality industry Network security Hospitality industry NEN Network security is an important aspect of system administration. The article focuses on the purpose of network security, the kind of threats that it faces and the implementation of a security strategy. The basic idea of networks is allow people remote access to geographically distant resources without having to be physically present. It has also been designed to send data back and forth, to stay connected. There are large networks and small networks, but size is irrelevant in terms of importance of network security. The purpose of network security is to protect the network and its component parts from unauthorized access and misuse. Networks are vulnerable because of their inherent characteristic of facilitating remote access. For example, if a hacker wanted to access a computer not on a network, physical access would be vital. However, with networks in the picture, it is possible to bypass that particular security aspect. Therefore, it is vital for any network administrator, regardless of the size and type of network, to implement stringent security policies to prevent potential losses. There are a number of potential pitfalls that may arise if network security is not......

Words: 683 - Pages: 3

Free Essay

Pajak

...ANALISIS LAPORAN KEUANGAN INTERNASIONAL A. PERBEDAAN AKUNTANSI INTERNASIONAL DAN ANALISIS LAPORAN KEUANGAN Sejalan dengan perkembangan bisnis dan pasar keuangan yang semakin meningkat secara internasional, perbedaan dalam akuntansi internasional pun menjadi lebih penting dari sudut pandang analisis pernyataan keuangan internsaional. Perbedaan akuntansi internasional berdampak pada penilaian atas laba dan arus kas dimasa yang akan datang. Penilaian/penaksiran ini penting untuk portofolio investor dalam membuat penilaian atas saham mereka. Hal ini juga penting untuk perhatian perusahaan dengan foreign direct investment (FDI)/investasi asing langsung, yang melibatkan penaksiran dari akuisisi potensial dan partisipasi ventura gabungan atau meningkatnya modal dari perusahaan yang terdaftar pada pasar saham asing. Jumlah yang bertambah dari perusahaan yang terdaftar dalam bursa saham internasional, dengan bursa efek London yang sudah diambil alih oleh bursa efek New York sebagai bursa efek yang paling populer,dan banyak lagi bursa saham yang terus berkembang. Sebagai tambahan telah ada satu peningkatan dramatis dalam kemunculan pasar modal dan kompetisi untuk investasi internasional Perbedaan akuntansi internasional membawa sejumlah permasalahan dari sudut pandang analisis keuangan. Pertama, dalam mencoba untuk menilai perusahaan asing, ada suatu kecenderungan untuk melihat laba dan data keuangan lain dari sebuah perspektif dalam negeri, dan oleh karenanya ada suatu......

Words: 1745 - Pages: 7

Free Essay

Rancangan Kerja

...tahapan penguatan, tahapan pelaksanaan, dan tahapan pelepasan. Program Kerja 1. (Program Orientasi Mahasiswa Baru) |Deskripsi |Program Orientasi Mahasiswa Baru (POMB) merupakan rangkaian kegiatan pengenalan dan | | |pembekalan kepada mahasiswa baru mengenai berbagai hal yang berhubungan dengan kehidupan | | |kampus. Rangkaian kegiatan ini wajib diikuti oleh mahasiswa baru diawal masa perkuliahan | | |mereka. Program Orientasi Mahasiswa Baru (POMB) terdiri dari empat rangkaian kegiatan, | | |yaitu Orientasi Pengenalan Kampus (OPK), Orientasi Pengenalan Jurusan, Orientasi | | |Keagamaan, dan Sosial Act (SosAct). Rangkaian POMB ini akan menentukan status IKM | | |mahasiswa baru. Pemilihan tim untuk Orientasi Pengenalan Kampus (OPK) dan Social Act | | |(SosAct) ini akan dilaksanakan melalui bidding terbuka. Penilaian akan diserahkan kepada | | |seluruh anggota independen BPM, ketua dan wakil ketua BEM, BO, dan BSO yang ada di FEUI. | | |Sementara untuk Orientasi Jurusan dan Orientasi Keagamaan, pemilihan tim akan diserahkan | | ......

Words: 1852 - Pages: 8

Free Essay

Asian Food

...own variations and peculiarities," says the National Curry Week spokesperson. An English cookbook, The Forme of Cury, was published in the 1390s, and all hot food was called "cury" from the French word cuire, meaning to cook. Alan Davidson writes however that curry comes from the Tamil word kari, or spiced sauce, which was originally a thin, soup-like, spiced dressing served in southern India, amongst many other stew-like dressings for meat and vegetables. The most complex and sophisticated puree sauces are made in Asia and Mexico. The sauce or "gravy" for many Indian and Thai dishes begins with finely ground plant tissues - onions, ginger, garlic in northern India, coconut in southern India, and in Thailand, a number of different spices and herbs. These ingredients are then fried in hot oil until much of the moisture has boiled off, and the plant solids are sufficiently concentrated that the sauce clings to itself and the oil separates. The first curry recipe in English was published by Hannah Glasse in 1747. Meanwhile, back in India, the original kari itself had changed, as chillies originally found in Mexico and South America, were introduced to Asia. From that time on kari included chillies, and became a worldwide phenomenon. "The British took spices all across the world and started growing them in different countries," says Cyrus Todiwala. "And now we are a nation with so much spice that actually when Indians go back to India for holidays, we take spices back......

Words: 473 - Pages: 2

Free Essay

Hello

...sesetengah negeri di India, thosai merupakan makanan ruji penduduk tempatan. Lazimnya, thosai dihidangkan untuk sarapan bersama dengan aneka jenis kuah (sebagai perasa sampingan); sebagai contoh kuah dal, kari ayam atau kari ikan, serta chutney iaitu sejenis kuah pekat yang diperbuat daripada campuran kelapa yang dikisar serta perencah rempah dan cili. Thosai adalah sejenis serabai yang mempunyai rasa masam dan ranggup. Ianya diperbuat daripada beras dan kacang dal hitam (urad dhal) dan boleh juga ditambahkan dengan rempah-ratus untuk menambahkan rasa. Thosai adalah makanan yang juga dikenali dan boleh didapati di negara-negara lain seperti Malaysia, Sri Lanka, Singapura, dan Myanmar. Idli                Idli juga berasal dari India.Idli mempunyai banyak jenis. Contohnya, sanna,rave atau sambar idli.Ia dimakan sebagai sarapan pagi ataupun sebagai makanan ringan.Makanan ini sering dihidang dengan sambal dari buah-buahan,sambar dan lain-lain.Bahan utamanya ialah vigna mungo dan nasi. Roti Canai Roti canai atau roti jenis leper yang berbentuk bulat ini, merupakan satu makanan kegemaran di Malaysia. Ia dimakan sebagai makanan pagi, tengahari, petang, dan malam. Sering kali dimakan bersama dengan teh tarik, atau teh ais.Biasanya dihidangkan dengan kuah dal atau parpu atau kari dengan sambal ikan bilis. Penggunaan perkataan canai dalam bahasa Melayu dibelakang roti adalah hasil dari tingkahlaku pencanai roti tersebut dalam meleperkan, menganginkan dan menebar doh roti. Ada......

Words: 355 - Pages: 2

Free Essay

Lgbt and Business Ethic

...bahwa mereka menyimpang dan mengganggu kepentingan sosial. Fenomena social yang dewasa ini menyeruak adalah mengenai orientasi seksual yang berbeda dari mayoritas manusia seperti lesbian, gay, biseksual, dan transjender atau yang biasa disebut LGBT. Maraknya perilaku LGBT menimbulkan berbagai tanggapan pro dan kontra dimasyarakat. Paper ini akan menjelaskan bagaimana LGBT di Indonesia dan pengaruhnya terhadap bisnis. BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pengertian LGBT Secara sosiologis, homoseksual (Soekanto, 2004) adalah seseorang yang cenderung mengutamakan orang yang sejenis kelaminnya sebagai mitra seksual. Homoseksual mencakup empat kelompok besar yaitu LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender). Sehingga hubungan ini tidak terbatas hanya antara pria dengan pria saja yang dikenal dengan istilah Gay, namun dapat juga yaitu Lesbian. Seseorang yang menderita konflik batin karena perbedaan identitas diri yang bertentangan dengan identitas sosial sehingga mengubah karakteristik dirinya disebut dengan Transgender. Sedangkan Biseksual memiliki kecenderungan untuk menyukai pria maupun perempuan secara bersamaan. Tidak semua LGBT itu berasal dari lahir tetapi ada faktor-faktor lain yang mempengaruhinya seperti faktor lingkungan. Lesbian adalah orientasi seksual seorang perempuan yang hanya mempunyai hubungan antara perempuan dengan perempuan. Gay adalah orientasi Seksual seorang Pria yang hanya Mempunyai Hasrat Sesama Pria. Kaum gay masih tetap merasa dan menganggap......

Words: 2824 - Pages: 12

Premium Essay

Mindset

...Free Growth Mindset Writing Prompts Questions designed to foster self reflection and a growth mindset © 2015 Kari Hildreth (Intelligent Instruction) Helping our students understand how to grow and achieve their goals is one of the most powerful things we as educators are able to do. Growth mindset skills, if taught purposefully and reinforced repeatedly, will transfer into all areas of academics (as well as into adult life). Research has repeatedly shown the value in self reflection, metacognition and growth mindset thinking. This worksheet provides an easy-to-use tool to help students begin to develop these skills. Please check out the 20-page student growth mindset journal available in my store! © 2015 Kari Hildreth (Intelligent Instruction) Describe a skill or ability you have today that was initially difficult for you to learn. Why do you think this was difficult for you? What caused you to push through challenges and keep trying? How might you continue to improve upon this skill......

Words: 475 - Pages: 2

Free Essay

Ooda Resume

...tersedia. Titik berat pencarian adalah pada data-data orientasi saat ini yang cenderung tidak dimiliki lawan. Informasi ketidaksesuaian akan memberikan pengetahuan dan pembelajaran mengenai lingkungan serta segala sesuatu yang tidak diketahui oleh lawan dan menciptakan keuntungan yang dapat dimanfaatkan b. Orientasi Orientasi merupakan langkah terpenting karena informasi diubah menjadi pemahaman untuk penilaian terhadap situasi dan berbagai kemungkinannya. Pada tahap ini, penggunaan informasi untuk membentuk gambaran mental dari suatu situasi, yaitu sintesis data menjadi informasi. Semakin banyak informasi yang diterima, akan mendekontruksi gambaran lama dan membuat gambaran baru. Setiap orang memiliki tingkat perbedaan dalam mempersepsikan suatu kejadian sehingga berpotensi mempengaruhi keputusan, penyebab utama keputusan yang salah adalah karena kegagalan menafsirkan informasi kedalam konteks yang sesuai. Orientasi menekankan penafsiran suatu kontek atas kejadian yang muncul. Tahap Orentasi akan menjadi pondasi keputusan dan tindakan melalui mengubah informasi menjadi pengetahuan sebagai prediktor untuk membuat keputusan yang benar. Melalui Orentasi, perusahaan dapat mengamati dan mempengaruhi kompleksitas seluruh proses, Proses orientasi akan mempengaruhi pengambilan keputusan, tindakan yang diambil dan memilih observasi terkait dengan orentasi yang sedang dilakukan berdasarkan observasi awal yang telah dilakukan. Orientasi yang merupakan sintesis dari berbagai......

Words: 863 - Pages: 4

Free Essay

Abc-Costing

... |SEMUA PIHAK | PEMICU PERUBAHAN DARI PRODUCT DRIVEN MARKET DRIVEN: KEINGINAN KONSUMEN YANG SELALU MENINGKAT: Lebih Berkualitas Lebih Mudah Lebih Murah Lebih Berfungsi SUPPLAY LEBIH BESAR DARI DEMAND (KRN KEMAJUAN TEKNOLOGI) KONSUMEN MEMPUNYAI BANYAK PILIHAN (KRN SUBSTITUSI PRODUK DAN DEREGULASI, GLOBALISASI) IMPLEMENTASI MANAJEMEN KUALITAS MEKANISME PELAKSANAAN TQM: HARUS SELALU BICARA DENGAN DATA PIMPINAN HARUS TURUN KE BAWAH ORIENTASI PROSES DISAMPING HASIL AKHIR ORIENTASI PADA KONSUMEN TRAINNING YANG KONTINUE PERBAIKAN YANG TERUS MENERUS CROSS FUNCTION DALAM MEMECAHKAN MASALAH COST REDUCTION MELALUI ELIMINASI BIAYA HAL YANG DIPERHATIKAN PELAKSANAAN TQM KETERLIBATAN SEMUA PIHAK ORIENTASI MEMUASKAN KONSUMEN LEADERSHIP SISTEM SUPPORT DAN MANAGEMENT PEMECAHAN PERSOALAN CORPORATE VALUE KUNCI KEBERHASILAN PELAKSANAAN TQM: KOMITMEN PIMPINAN PUNCAK DALAM MENJALANKAN MANAJEMEN KUALITAS SEKALIGUS SEBAGAI “QUALITY LEADER” MELIBATKAN SEMUA JAJARAN DALAM MANAJEMEN KUALITAS DENGAN MENETAPKAN “QUALITY OBJECTIVE” UNTUK SETIAP AKTIVITAS SEBAGAI PENJABARAN DARI “COMPANY GOAL/OBJECTIVE” PENERAPAN SISTEM IMBALAN (REWARD) DAN SANGSI (PUNISHMENT) MENGINTEGRASIKAN KUALITAS KE DALAM SISTEM MANAJEMEN PERUSAHAAN, DIMANA MANAJEMEN KUALITAS MERUPAKAN CARA MENJALANKAN AKTIVITAS USAHA ...

Words: 962 - Pages: 4