Free Essay

My Paper Task

In: Business and Management

Submitted By anaricu
Words 2746
Pages 11
STUDI KELAYAKAN BISNIS
ASPEK PASAR DAN PEMASAAN

BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Dimasa lalu sebelum ilmu pemasaran berkembang dan dikenal secara luas seperti sekarang ini, setiap perusahaan berusaha untuk terlebih dahulu berproduksi sebanyak-banyaknya, baru kemudian berusaha untuk menjual kembali. Dalm kondisi seperti ini mereka tidak peduli dengan kondisi permintaan yang ada, sehingga banyak diantara produsen mengalami kegagalan dan bahkan terus merugi, akibat jumlah produksi tidak sesuai dengan jumlah permintaan. Pada zaman sekarang ini, dimana tingkat persaingan yang demikan ketat, pola seperti diatas sudah lama ditinggalkan. Banyak produsen sebelum barangnya diproduksi terlebih dahulu melakukan riset pasar dengan berbagai cara, misalnya dengan test pasar melalui pemasaran iklan. Tujuan lain adalah untuk melihat kondisi permintaan yang ada sekarang ini terhadap produk yang akan diproduksi. Begitu pentingnya peranan pemasaran dalam menentukan kelanjutan usaha suatu perusahaan, sehingga banyak diantara perusahaan dalam manajemennya menempatkan posisi pemasaran paling depan. Seorang pemasar harus selalu tahu lebih dahulu pasar yang akan di masukannya seperti: 1. Ada tidak pasarnya, 2. Seberapa besarnya pasar yang ada, 3. Potensi pasar, 4. Tingkat persaingan yang ada, termasuk besarnya market share yang akan direbut dan market share pesaing.

Setelah para pemasar mengetahui data kondisi pasar yang akan dimasuki, maka pemasar akn melakukan peramalan berapa permintaan yang ada sekarang dan dimasa yang akan datang serta berapa besar pasar yang harus direbut.Untuk menentukan besarnya produksi dikaitkan dengan permintaan yang akan datang, maka dilakukan dengan peramalan pasar. Penggunaan alat ramalan tergantung dengan jenis data informasi yang ada serta tujuan penggunaannya. Metode peramalan yang akan digunakan antara lain adalah time series, causal method, dan metode-metode lainnya. Kemudian hasil produksi yang telah di buat sesuai dengan kondisi permintaan harus pula ditunjang oleh strategi untuk mencapai target penjualan yang telah ditentukan. Strategi ini dikenal dengan strategi pemasaran, baru kemudian menentukan strategi pemasaran yang akan dilakukan misalnya dengan marketing mix strategy. Dalam kaitan dengan studi kelayakan suatu usaha atau proyek, aspek pasar dan pemasaran merupakan salah satu aspek yang paling penting. Hal ini disebabkan karena aspek pasar dan pemasaran sangat menentukan hidup matinya suatu perusahaan. Oleh karena itu aspek pasar dan pemasaran, baik untuk perusahaan yang sudah berjalan maupun bagi perusahaan yang baru akan berdiri perlu dilakukan suatu studi kelayakan terlebih dahulu. Intinya aspek pasar dan pemasaran adalah untuk mengetahui berapa besar pasar yang akan dimasuki, struktur pasar dan peluang pasar yang ada, prospek pasar dimasa yang akan datang serta bagaimana strategi pemasaran yang harus dilakukan.

B. TUJUAN PERUSAHAAN DALAM PEMASARAN
Tujuan perusahaan memproduksi atau memasarkan suatu produk, baik perusahaan dagang ataupun jasa selalu berpatokan pada apa yang ingin dicapai oleh perusahaan tersebut. Tujuan perusahaan dalam memasarkan produknya ini dapat bersifat jangka pendek atau jangka panjang. Secara khusus dalam aspek pasar dan pemasaran bahwa tujuan perusahaan untuk memproduksi atau memasarkan produknya dapat dikategorikan sebagai berikut: 1. Untuk meningkatkan penjualan dan laba. 2. Untuk menguasai pasar. 3. Untuk mengurangi saingan. 4. Untuk menaikan prestise produk tertentu dipasaran. 5. Untuk memenuhi pihak-pihak tertentu.

Sedangkan tujuan kegiatan pemasaran suatu produk atau jasa secara umum adalah: 1. Memaksimumkan konsumsi atau memudahkan dan merangsang konsumsi. 2. Memaksimumkan kepuasan konsumen. 3. Memaksimumkan pilihan. 4. Memaksimumkan mutu hidup 5. Meningkatkan penjualan barang dan jasa. 6. Ingin menguasai pasar dan menghadapi pesaing. 7. Memenuhi kebutuhan akan suatu produk maupun jasa. 8. Memenuhi keinginan pelanggan akan suatu produk atau jasa.
BAB II ASPEK PASAR DAN PEMASARAN

A. PENGERTIAN PASAR DAN PEMASARAN
Pasar dan pemasaran merupakan dua sisi yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain, artinya pasar dan pemasaran memiliki tingkat ketergantungan yang tinggi dan saling mempengaruhi, dengan kata lain, setiap ada kegiatan pasar selalu diikuti oleh pemasaran dan setiap kegiatan pemasaran adalah untuk mencari atau menciptakan pasar. Pengertian pasar secara sederhana ialah sebagai tempat bertemunya para penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi. Pengertian lain yang lebih luas tentang pasar ialah himpunan pembeli nyata dan pembeli potensial atas suatu produk. Dalam pengertian ini mengandung arti bahwa pasar merupakan kumpulan atau himpunan dari para pembeli, baik pembeli nyata maupun pembeli potensial atas suatu produk atau jasa tertentu. Pasar juga dapat diartikan pula sebagai suatu mekanisme yang terjadi antara pembeli dan penjual atau tempat pertemuan antara kekuatan-kekuatan permintaan dan penawaran Yang dimaksud dengan permintaan adalah jumlah barang dan jasa yang diminta konsumen pada berbagai tingkat harga pada suatu waktu tertentu. Secara umum factor-faktor yang mempengaruhi permintaan suatu barang atau jasa adalah: 1. Harga barang itu sendiri. 2. Harga barang lain yang memiliki hubungan. 3. Pendapatan 4. Selera 5. Jumlah penduduk.

Factor khusus ( akses )
Selanjutnya pengertian penawaran adalah jumlah barang atau jasa yang ditawarkan produsen pada berbagai tingakat harga pada waktu tertentu. Factor-faktor yang mempengaruhi penawaran suatu barang dan jasa: 1. Harga barang itu sendiri. 2. Harga barang lain yang memiliki hubungan. 3. Teknologi 4. Harga input. 5. Tujuan perusahaan. 6. Factor khusus.
Dalam pratiknya terdapat bebagai struktur pasar yang ada. Salah satu cara untuk mengenal struktur pasar adalah dengan melihat jumlah perusahaan yang ada didalam industri yang menawarkan barang dan jasa. Adapun jenis struktur pasar yang ada dan bisa dikelompokkan kedalam beberapa poin yaitu: 1. Pasar persaingan sempurna. 2. Pasar persaingan monopolistic. 3. Pasar oligopoli. 4. Pasar monopoli.
Pengertian pasar yang dikemukakan oleh Philip kotler adalah: suatu proses social dan manajerial dengan mana individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan cara menciptakan serta mempertukarkan produk dan nilai dengan pihak lain. Pemasaran dapat pula diartikan sebagai upaya untuk menciptakan dan menjual produk kepada berbagai pihak dengan maksud tertentu. Pemasaran berusaha menciptakan dan menukarkan produk, baik barang maupun jasa kepada konsumen dipasar. Konsumen yang membutuhkan barang produk adalah individu atau kelompok tertentu. Oleh karena itu, dalam pratiknya kelompok pasar terdiri dari: 1. Pasar konsumen. 2. Pasar industrial. 3. Pasar reseller. 4. Pasar pemerintah.

B. SEGMENTASI PASAR, PASAR SASARAN, DAN POSISI PASAR.
Agar investasi atau bisnis yang akan dijalankan dapat berhasil dengan baik, maka sebelumnya perlu melakukan strategi bersaing yang tepat. Unsur strategi persaingan tersebut adalah menentukan segmentasi pasar, menetapkan pasar sasaran, dan menentukan posisi pasar, atau sering disebut dengan STP.

SEGMENTASI PASAR
Segmentasi pasar adalah membagi pasar menjadi beberapa kelompok pembeli yang berbeda dan mungkin memerlukan produk atau marketing mix yang berbeda pula. Untuk melakukan segmentasi pasar ada beberapa variabel utama yang dikemukakan oleh Philip Kotler, antara lain: 1. Segmentasi berdasarkan geografis. 2. Segmentasi berdasarkan demografis. 3. Segmentasi bedasarkan psikografis. 4. Segmentasi berdasarkan perilaku.

Variabel utama untuk melakukan segmentasi pasar industrial adalah sebagai berikut: 1. Segmentasi berdasarkan demografis 2. Karakteristik pengoperasian. 3. Pendekatan pembeli. 4. Karakteristik personil industry. 5. Factor situasional. PASAR SASARAN (Market Targeting)
Secara umum pengertian menetapkan pasar sasaran yaitu: mengevaluasi keaktifan setiap segmen, kemudian memilih salah satu dari segmen pasar atau lebih untuk dilayani. Kegiatan menetapkan pasar sasaran yaitu: 1. Evaluasi segmen pasar. 2. Memilih segmen.

POSISI PASAR (Market Positioning)
Menentukan posisi pasar yaitu menentukan posisi yang kompetitif untuk produk atau suatu pasar. Posisi produk adalah bagaimana suatu produk yang didevenisikan oleh konsumen atas dasar atribut-atributnya. Tujuan penetapan posisi pasar yaitu: untuk membangun dan mengomunikasikan keunggulan bersaing produk yang dihasilkan kedalam benak konsumen. Strategi penentuan posisi pasar terdiri dari: 1. Atas dasar atribut. 2. Kesempatan penggunaan. 3. Menurut kelas pengguna. 4. Langsung menghadapi pesaing. 5. Kelas produk.
Memilih dan melaksanakan strategi penentuan posisi pasar: 1. Identifikasi keunggulan kompetitif yang mungkin memberikan nilai yang terbesar dengan cara mengadakan perbedaan. 2. Memilih keunggulan kompetitif yang tepat. 3. Mewujudkan dan mengomunikasikan posisi dipilih.

C. STRATEGI BAURAN PEMASARAN (MARKETING MIX)

Beberapa strategi bauran pemasaran ialah: 1. Strategi produk. 2. Strategi harga. 3. Strategi lokasi dan Distribusi. 4. Strategi promosi. Strategi Produk Pihak perusahaan terlebih dahulu harus mendefenisikan, memilih, dan mendesain suatu produk disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan konsumen yang akan dilayaninya, agar investasi yang ditanam dapat berhasil dengan baik. Produk adalah sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Pengertian konsumen menurut Philip Kotler adalah: sesuatu yang dapat ditawarkan kepasar untuk mendapatkan perhatian untuk dibeli, untuk digunakan atau dikonsumsi yang dapat memenuhi keinginan dan kebutuhan. Factor-faktor yang mempengaruhi kesempatan atau peluang bagi produk baru adalah: 1. Perubahan ekonomi 2. Perubahan social dan Budaya 3. Perubahan teknologi 4. Perubahan politik, dan 5. Perubahan lainnya.
Strategi yang dilakukan oleh perusahaan dalam mengembangkan suatu produk adalah: 1. Penentuan logo dan moto 2. Menciptakan merek 3. Menciptakan kemasan 4. Keputusan Label.

Strategi Harga Harga merupakan salah satu aspek penting dalam kegiatan Marketing Mix. Harga adalah sejumlah uang yang diserahkan dalam pertukaran untuk mendapatkan suatu barang atau jasa. Langkah-langkah yang perlu ditempuh dalm menetapkan harga yang tepat terhadap suatu produk adalah: 1. Menentukan tujuan penetapan harga 2. Memperkirakan permintaan, biaya dan laba 3. Memilih strategi harga untuk membantu menentukan harga dasar. 4. Menyesuaikan harga dasar dengan taktik penetapan harga.

Tujuan penentuan harga secara umum adalah: 1. Untuk brtahan hidup. 2. Untuk memaksimalkan laba. 3. Untuk memperbesar Market share 4. Mutu produk. 5. Karena pesaing.

Ada tiga strategi dasar dalam penetapan harga yaitu: 1. Skimming Pricing yaitu harga awal produk yang ditetapkan setinggi-tingginya dengan tujuan bahwa produk atau jasa memiliki kualitas tinggi. 2. Penetration Pricing yaitu dengan menetapkan harga yang serendah mungkin dengan tujuan untuk menguasai pasar. 3. Status quo Pricing yaitu penetapan harga status quo adalah harga yang ditetapkan disesuaikan dengan harga pesaing.

Beberapa metode penetapan harga yang sering digunakan yaitu:

1. Penetapan Harga Berdasarkan Biaya. a. Cost plus pricing. Metode penentuan cost plus pricing menggunakan rumus :
FC Dimana :
Harga pokok = VC + VC = Variable Cost Total sales FC = Fixed Cost TS = Total Sales Ilustrasi untuk cost plus pricing : VC = Rp. 10,- FC = Rp. 6.000.000,- TS = 100.000 Unit Maka : Rp. 6.000.000 Harga Pokok = Rp. 10 + = Rp. 70,- per unit 100.000 unit

b. Cost plus pricing dengan mark up.
Metode penetapan harga markup merupakan metode yang paling populer digunakan oleh grosir dan pengecer untuk menentukan harga jual. Contoh : Jika perusahaan mengharapkan margin laba 20%, maka cost plus pricing dengan mark-up sebagai berikut : Harga pokok per unit Harga dengan markup = (1-laba yang diinginkan) Rp. 70,- Harga dengan Markup = (1-0,2) 2. Brek Even Pricing (BEP) atau Target Pricing Brek even pricing adalah harga ditentuakan berdasarkan titik impas atau pulang pokok.

2. Percieved Value Pricing Perceived Value Pricing artinya harga ditentukan oleh kesan pembeli terhadap produk yang ditawarkan. Sedangkan modifikasi harga atau diskriminasi harga dapat dilakukan berdasarkan: 1. Menurut pelanggan 2. Menurut bentuk produk 3. Menurut tempat 4. Menurut waktu.

Strategi Lokasi Dan Distribusi Hal-hal yang perlu diperhatiakan dalam pemilihan dan penentuan lokasi adalah dengan pertimbangan sebagai berikut: 1. Dekat dengan kawasan industry. 2. Dekat dengan lokasi perkantoran 3. Dekat dengan lokasi pasar. 4. Dekat dengan pusat pemerintahan. 5. Dekat dengan lokasi perumahan atau masyarakat. 6. Mempertimbangkan jumlah pesaing yang ada disuatu lokasi. 7. Sarana dan prasarana.

Strategi distribusi yang digunakan untuk menentukan bagaimana mencapai target pasar dan bagaimana untuk menyelenggarakan fungsi-fungsi distribusi yang berbeda-beda yaitu: 1. Pertimbangan pembeli atau factor pasar. 2. Karakteristik produk. 3. Factor produsen atau pertimbangan pengawasan dan keuangan.

Suatu saluran distribusi adalah suatu jaringan dari organisasi dan fungsi-fungsi yang menghubungkan produsen kepada konsumen akhir. Dasar penentuan saluran distribusi untuk produk konsumen dan saluran distribusi untuk produk industry, yaitu:

1. Dasar saluran distribusi untuk produk konsumen, terdiri dari: * Produsen- konsumen. * Produsen- pengecer- konsumen. * Produsen – grosir- pengecer- konsumen. * Produsen- agen- grosir- pengecer- konsumen.

2. Dasar saluran distribusi untuk produk industry terdiri dari: * Produsen – pemakai barang industry. * Produsen – dealer- pemakai barang iindustri. * Produsen – agen- pemakai barang industry.

3. Fungsi-fungsi saluran distribusi yang dilaksanakan oleh perantara adalah: * Fungsi transaksi meliputi menghubungi dan mengomunisasikan dengan calon pelanggan untuk membuat mereka sadar terhadap produk yang telah ada dan menjelaskan kelebihan dan manfaat dari produk tersebut. * Fungsi logistic meliputi pengangkut dan menyortir barang untuk mengatasi perbedaan sementara dan tempat. * Fungsi fasilitas meliputi penelitian dan pembiayaan, mengumpulkan informasi tentang anggota-anggota saluran tersebut memiliki uang yang cukup guna memudahkan aliran barang melalui saluran distribusi sampai ke konsumen akhir. Strategi Promosi Promosi merupakan sarana yang paling ampuh untuk menarik dan mempertahankan konsumennya.

Salah satu tujuan promosi adalah menginformasikan segala jenis produk yang ditawarkan dan berusaha menarik calon konsumen yang baru. Ada 4 macam sarana promosi yang dapat digunakan yaitu: 1. Periklanan (advertising) 2. Promosi penjualan (sales promotion) 3. Publisitas (publicity) 4. penjualan pribadi (personal selling)

D. PERAMALAN DIMASA YANG AKAN DATANG

1.Pengertian Peramalan
Peramalan merupakan pengetahuan dan seni untuk memperkirakan apa yang akan terjadi dimasa yang akan datang pada saat sekarang. Dalam pratiknya ada beberapa jenis peramalan yaitu: * Dilihat dari segi penyusunan. * Dilihat dari segi siifat ramalan. * Dilihat dari segi jangka waktu.
Untuk melakukan peramalan permintaan dimasa yang akan datang adalah: * Survey niat pembeli. * Gabungan pendapat tenaga penjual. * Pendapat ahli. * Metode tes pasar analisis deret waktu. * Analisis permintaan secara statistic. Sedangkan penyusunan ramalan dapat dilakukan dengan cara, antara lain: * Penelitian atas pendapat pembeli, tenaga penjual, dan pendapat para ahli. * Uji pasar dan tanggapan pembeli. * Perilaku pembeli dimasa lalu, dengan deret waktu atau analisis regresi.

2. Langkah-langkah peramalan Secara umum langkah- langkah peramalan yang dapat dilakukan adalah: * Mengumpulkan data. * Mengolah data. * Menentukan metode peramalan. * Memproyeksi data. * Mengambil keputusan.

3. Jenis- jenis metode peramalan Dalam pratiknya terdapat berbagai metoode peramalan antara lain: 1. Deret waktu (time series) Dalam analisis ini yang menjadi variabel yang dicari adalah waktu. Metode peramalan ini terdiri dari: * Metode smoothing merupakan jenis peramalan jangka pendek seperti perencanaan persediaan, perencanaan keuangan. * Metode box Jenkins merupakan metode deret waktu dengan menggunakan model matematis dan digunakan untuk peramalan jangka pendek. * Metode proyeksi tren dengan regresi merupakan metode yang digunakan baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. 2. Sebab akibat.
Dalam jenis metode ini merupakan peramalan yang didasarkan kepada hubungan variabel yang diperkirakan dengan variabel lain yang mempengaruhinya tetapi bukan waktu. Jenis metode peramalan ini terdiri dari: 1. Metode Regresi dan Kolerasi merupakan metode yang digunakan baik untuk jangka panjang maupun jangka pendek dan didasarkan pada persamaan dengan teknik least squares yang dianalisis secara statistik. 2. Metode Input-Output merupakan metode yang digunakan untuk peramalan jangka panjang yang biasanya digunakan untuk menyusun tren ekonomi jangka panjang. 3. Model ekonometri merupakan peramalan yang digunakan untuk jangka panjang dan jangka pendek. Metode Smoothing Tujuan metode ini adalah untuk mengurangi fluktuasi hasil ramalan dengan menggunakan data lalu. Dan metode ini dikenal beberapa model yaitu: * Metode rata-rata kumulatif. * Metode rata-rata bergerak tunggal. * Metode eksponensial smoothing tunggal. * Metode eksponensial smoothing linear.

Metode Regresi Metode regresi adalah merupakan salah satu metode ramalan yang disusun atas dasar pola data masa lalu. Hal-hal yang perlu diketahui sebelum kita melakukan peramalan dengan metode regresi adalah mengetahui terlebih dahulu kondisi-kondisi seperti: 1. Adanya informasi masa lalu. 2. Informasi yyang ada dapat dibuatkan dalam bentuk data. 3. Diasumsikan bahwa pola data yang ada dari data masa lalu akan berkelanjutan dimasa yang akan datang.

Adapun jenis-jenis data yang dapat ditemukan dilapangan yaitu: 1. Musiman 2. Horizontal 3. Siklus. 4. Tren.

E. CARA MENGESTIMASI PASAR.
Untuk mengetahui besarnya pasar nyata, potensi pasar dan total pasar dalam suatu wilayah perlu dilakukan penelitian terlebih dahulu. Penelitian dilakukan untuk memperoleh data, baik dengan metode yang relevan seperti melalui survei, kuesioner, atau dengan mengumpulkan data sekunder dari berbagai sumber. Kemudian untuk mengetahui pasar nyata dan pasar potensi dapat digunakan beberapa metode antara lain metode pendapat, metode eksperimen dan metode survey.

BAB. III PENUTUP

A. KESIMPULAN
Tujuan perusahaan memproduksi atau memasarkan suatu produk, baik perusahaan dagang ataupun jasa selalu berpatokan pada apa yang ingin dicapai oleh perusahaan tersebut. Tujuan perusahaan dalam memasarkan produknya ini dapat bersifat jangka pendek atau jangka panjang. Pasar dan pemasaran merupakan dua sisi yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain, artinya pasar dan pemasaran memiliki tingkat ketergantungan yang tinggi dan saling mempengaruhi, dengan kata lain, setiap ada kegiatan pasar selalu diikuti oleh pemasaran dan setiap kegiatan pemasaran adalah untuk mencari atau menciptakan pasar. Pengertian pasar secara sederhana ialah sebagai tempat bertemunya para penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi. Pengertian lain yang lebih luas tentang pasar ialah himpunan pembeli nyata dan pembeli potensial atas suatu produk. Dalam pengertian ini mengandung arti bahwa pasar merupakan kumpulan atau himpunan dari para pembeli, baik pembeli nyata maupun pembeli potensial atas suatu produk atau jasa tertentu. Pasar juga dapat diartikan pula sebagai suatu mekanisme yang terjadi antara pembeli dan penjual atau tempat pertemuan antara kekuatan-kekuatan permintaan dan penawaran.

B. SARAN 1. Tentunya dalam penyusunan makalah kami ini, kami sadar banyak kekurangan dan kesalahan, maka dari itu kami mengharapkan kritik yang bersifat membangun untuk kemajuan atau peningkatan mutu makalah ini untuk dapat bermanfaat bagi kita semua khususnya di kalangan para mahasiswa/I dikampus kita ini. 2. Kami dari kelompok 2 berterimakasih kepada bapak pengasuh MK studi kelayakan bisnis, yang mana telah mendukung kami dalam penyelesaian makalah ini, dan kami mengharapkan berbagai gagasan yang tepat untuk membangun makalah ini.…...

Similar Documents

Free Essay

My Paper

...Weaknesses How Satisfied Am I with My Job? Gary scored 59, which is below the means in the 74 to 76 range. Organizations with employees who score low are more likely to experience higher absenteeism and turnover. Gary is reliable and always on time. He is frequently counted on to ensure tasks are completed by other employees and has good leadership qualities. His time management is definitely a concern. He waits until the last minute to accomplish tasks and leaves team members scrambling when trying to accomplish tasks. Am I Engaged? Gary scored a 9 indicating that he is very detached from his current duties. Those who score high are more likely to have job satisfaction, work through problems and challenges, and devote more time to their jobs. Gary has the ability to overcome his lack of interest in his position though his work ethic. If challenged with different tasks it will spark his creative side and gain his attention again. If Gary has no interest in his assignments then he won’t give 100% to the team which will lessen his engagement. How Are You Feeling Right Now? Gary scored 33 from a range of 10 to 50. Higher numbers indicate more positive emotions, which benefit the organizational culture. Gary knows how to compose himself when in a work setting. He does fly off the handle at employees or make anyone nervous. Gary focuses on the negatives rather than the positives. This action tends to bring employees down around him. What’s My Affect Intensity?......

Words: 695 - Pages: 3

Premium Essay

My Papers

...is the lack of a basis for national debate. The public, politicians, media, even many economists in these countries lack the theoretical basis for such a debate. This is why we published the theoretical part of the book in 2005. In the two years that followed, we offered additional information on how the BNB understands and applies the theory of foreign reserve management under a currency board through BNB Annual and Semiannual Reports. We trust that this book will lend added impetus to debate as the public, politicians, and leading economists have accumulated a basic body of knowledge. The BNB has the will for this, sensing as it does that public wealth and attitudes to it exceed the purview of a central bank. This is the place to express my gratitude to the BNB Governing Council and to Governor Ivan Iskrov for their strong and continuing support in resolving the complex theoretical, practical, and purely operational or organisational issues of foreign reserve management. While adhering strictly to the Law on the BNB (the LBNB) and its definitions of their purviews and duties, they have offered this help in the earnest hope that it would strengthen and develop foreign reserve management capacity and assist the young specialists of the Treasury and Risk Control and Analysis Offices. 12 International Foreign Exchange Reserves Part Two, then, outlines the BNB’s current practice in managing foreign reserves under a currency board. It shows how the public interest is......

Words: 55968 - Pages: 224

Premium Essay

My Paper

...motivation, and contribution. An effective leader has to be able to influence the team. Without influence, followers will be reluctant to support the leader in the task. The leader must gear up to articulate the goals of team. Different methods of influence can be used to accomplish different outcomes depending on the nature of the situation. An experienced leader can manipulate people into doing something, may become committed to the task, subsequently discovering the act is the best option for the team. Ethical use of power is encouraged, but should not abused. Motivation is the desire a person has for achieving a goal, combined with the energy to work toward the goal ((Lintem, 2002). Leaders should concern themselves with what things mean to people, and try to get people to agree about the most important things to be done. As a result, task completion is inevitable. Creating favorable work environment is an example of how to motivate team members. Strong concerned leadership actions can create change that is impartial and unconditional when team performance is necessary. Contribution is the glue between influence and motivation. Each person involved has to give a little to get a little. As long as the leader are focused on the mission, but have the team and the team’s needs at heart the task will be completed with little to no frictions. Team members are more likely to unconvinced personal schedules and perform extra duties as long as the leader is......

Words: 957 - Pages: 4

Premium Essay

My Paper

...Finding the Leader in You: Self-Assessment / Johari Window Shawnique Small Mr. James Bankston BUS 520 – Leadership and Organizational Behavior July 17, 2013 This paper will address issues of personal understanding, planning, and professional development. It will analyze a self – assessment, which will enable me to understand how intuitiveness, culture, diversity, and leadership style influence decision making. This paper will also use the Johari Window which emphasizes that we may not be aware of everything that there is to know about ourselves. Personality is defined as the overall combination of characteristics that capture the unique nature of a person as that person reacts to and interacts with others. To develop a profile of my personality characteristics, I used the Big Five Personality Dimensions. The Big 5 are defined as the following: Extraversion (outgoing, sociable, assertive), Agreeableness (good-natured, trusting, cooperative), Conscientiousness (responsible, dependable, persistent), Emotional stability (unworried, secure, relaxed), and Openness to Experience (imaginative, curious, broad-minded). According to The Big Five Personality Test (www.outofservice.com/bigfive/results), the following are my results: Openness to Experience / Intellect – I am somewhat conventional, which means that I am down to earth, I have narrow interests and that I am uncreative. Conscientiousness – I am very well organized, and......

Words: 469 - Pages: 2

Premium Essay

My Paper

...My Paper My Paper My My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My My Paper My Paper My My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper...

Words: 269 - Pages: 2

Free Essay

My Paper

...Good afternoon my name is David Burns, I’m a Peer Support Specialist here assigned to the CWT/IT Program, I would like to start by telling you a little about myself and what we do as Peer support specialist and to talk to you about Strength Base treatment. I use to work in the automobile industry for a number of years. In 1997, at my “intake interview” at the VA Medical Center in Richmond, VA, my new treatment team asked me about my “recovery assets.” They did not talk about what was wrong with me. No clinician had ever asked me about recovery assets before. After talking for awhile We found I had enough money, a reliable car, a safe affordable place to live, great intelligence and insight into my emotional and behavioral patterns, which they called “my illness,” And then they explained to me that I was a good candidate for cognitive therapies, recovery education, and peer support. This challenging, creative, socially useful work became the focus of my life after the automobile industry. My next challenge was finding people and things to add to the structure of my life. At the dealership, I burned out because my life was my work and my work was my job. These steps threw my recovery, which began with a breakthrough in psychotherapy three weeks before I reached the VAMC, into irreversible high gear, At the time (not any more). I did not know it at the time, but these clinicians were practicing “strength-based treatment,” focusing on my assets, not my deficits.......

Words: 616 - Pages: 3

Premium Essay

My Paper

...adopted non-cognitive paradigms, which focus on factors such as personality traits, affective states, and environmental determinants. This paper focuses specifically on research about motivation and behavior in the workplace. It discusses motivation theory, which has broad applicability across contexts, as well as the empirical research conducted in workplace contexts. In reviewing this literature, particular emphasis is placed on research about motivation and behavior as they relate to individual performance. A central aim of motivation research is to explicate the complex relationships that exist among motivation, behavior, and performance—such knowledge is critical for managers tasked with getting the most out of their employees, as well as for educators charged with engendering student success. Indeed, an important objective of this paper is to identify insights in the research about workplace motivation that may be transferrable to non-workplace contexts such as postsecondary education. Although a vast literature exists about motivation and behavior in educational contexts, this research often focuses on younger children rather than older students and adults. Considerable potential exists for research about motivation in the workplace to inform efforts to improve student success in higher education. The first two sections of this paper discuss the dominant cognitive theories of motivation—goal-setting theory and social cognitive theory—and the empirical research......

Words: 12751 - Pages: 52

Premium Essay

My Paper

... ABSTRACT Is the U.S. Justice system a failing system? Are policemen allowed to take the law into their own hands? Are crime labs paid to send innocent people to prison? In my brief research paper we will look at some of the injustices facing U.S. citizens in today’s society and we will discover solutions to some of these problems plaguing our society. A Failed/Corrupt Criminal Justice System The United States of America is well known for her justice system catering to the wealthy (ones who can afford the top lawyers) and no so much to the less fortunate. Those who cannot afford to be represented by their own lawyers are faced with a tough upward struggle proving their innocence in an arena that would label them guilty before any true defense begins. How far does this injustice go? Are innocent people being persecuted based on race, social standings and incentives for prosecution? Is there an issue with law enforcement carrying out their duties? Is there truly justice in our justice system?  There has been, in recent months, an upheaval in the U.S. Justice system due to the procedures done by officers detaining criminals. The actions, which have been perceived by many to be infringement on civil rights, leave the lives and the law totally into the officer’s hand. It reminds me of one of my favorite movies growing up, Judge Dredd, where the police can also act as the jury, judge and executioner with no penalty to face. As a child growing up this concept was......

Words: 1489 - Pages: 6

Premium Essay

My Paper

...My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My Paper My...

Words: 1824 - Pages: 8

Premium Essay

My Paper

...enterprise, especially a business, usually with considerable initiative and risk. To me personally the term means someone who can run a business that is strong minded, a risk taker, and is not afraid of failure. This paper will tell you more about what these 3 characteristics mean. Being strong minded is so important for someone who is an entrepreneur for many reasons. You have to stay positive when things go wrong and stay focus when things are good. My uncle for example owns a business and is an entrepreneur himself, he tells me every day how hard it is to stay strong minded. This is one of the characteristics of the word entrepreneur. The term entrepreneur goes way back to the late 1700’s in which the term first appeared in the French dictionary in 1723 to describe a person who organizes and operates a business by taking a financial risk. Which shows you that taking risks is important in becoming a successful entrepreneur. You can look at successful business men who are entrepreneurs and I guarantee they have had to take so many risks. Shark Tank’s Barbara Corcoran turned a $1,000 loan into a $5 billion-dollar real estate business that she sold for $66 million back in 2001. That just goes to show you that you can’t be afraid to take risk. An important part of my definition to this term is that you have to be ready to struggle and fail at times. Richard Branson said it best “Few first ventures work out. It is how a beginning entrepreneur deals with failure that sets......

Words: 519 - Pages: 3

Free Essay

My Paper

...2016 My personal mission statement is to improve myself professionally and personally through education and open-mindedness so that I can advance in both my life and career in a way that I can enjoy and feel content. I will make efforts to further my knowledge every day through reading books or magazines. I will work towards improving my inferior qualities such as organization, responsibility and compassion so that I can be a better mother, daughter, sister, student and friend. I will continue to strive for a healthy and long life by following a scheduled exercise regimen and a more balanced diet. I will continue my career development by remaining employed in a field where I can grow and continue to improve my income to achieve other personal goals. I will strive to put time aside for family and friends so that I may be able to treasure the connection I have with them while they are in my life. I will attain a respected leadership role to the people around me by taking a more active role in creating initiatives and solutions to problems around me. My financial goals are to get out of debt by taking stock of all of the debt I need to rid myself of. I will concentrate on paying off credit cards and loans. I will work on setting this goal by paying off my high interest credit cards and loans first and will aim on completing this goal by next summer. Another financial goal I have is to make and utilize a budget. A few years ago, I made a resolution to better budget my......

Words: 1612 - Pages: 7

Premium Essay

My Paper

...Bricketto​ Rodemann Econ Tuesday and Thursday 2nd 12 Febuary 2012 The Catch Up   During the month of September italys government sold a slug of five year old paper at one of its usual bond auctions. there was hardly enough demand for the bonds to meet supply even we a steep interest rate. contrast that with the sale in august of 20 billion yuans, which is 20 billion in us dollars, of paper by China in hong Kong;s fledgling offshore market. the yield was miserly yet there were bonds for sale.            ​This tale of two bonds auctions is a parable for the contrasting fortunes of near stagnant rich economies and fast growing emerging markets. twenty of the 82 econmics covered in the back pages of the Economist grew by 3% or more in the year to the latest quarter. only two, of these, Austria and Sweden, are from the traditional group of rich ones, such as Taiwan and Hong Kong. The IMF's the latest forecast is that emerging economies will grow by more than 6% in 2011 and 2012. But growth in the rich world is likely to be below 2%.            The other half lives is the rotters economic news over that summer and depending euro-zones mess mean it is easy to forget that countries that now account for half the worlds output and most of its population are doing rather well. that is the focus of my special report on the world economy. But it is equally easy and unwise to think that cupid and trouble-free growth in the emerging economics is assured for years to......

Words: 640 - Pages: 3

Premium Essay

My Paper

...Overcoming Communication Shortfalls Peter Mekhail GM591 - Leadership and Organizational Behavior Professor Joseph Plumley December 11, 2011 Introduction The organization that will be used as the topic of my course project will be my current employer, Cullum Detuners, Ltd. (CDL). CDL is a design-build company that provides acoustic support for the gas turbine industry. The headquarters for the company is U.K. based and employs mainly British personnel for the management team. Over the last few years the company has been extremely profitable but growth has been stagnant. Workload in our U.K. facilities has diminished even during this extremely busy work time for the company. In the recent years the management team has determined that the actual fabrication of the products could be off-shored at tremendous cost savings to the organization. This reduction in U.K. factory workers has caused some strife within the home office. With the recent reductions in U.K. workforce we have seen overall retirements increase and the loss of critical employees. This loss of long term employees within the office staff has created some distinct communication issues. Through this lack of communication power and politics has become the norm for daily working within the home office. With the missing communication model we have seen the directors take the position of defending their groups and creating a power struggle for the overall leadership role among the directors. This......

Words: 3522 - Pages: 15

Premium Essay

My Paper

...Functions of Management Paper MGT/330-Management: Theory, Practice and Application July 4, 2010 Matthew Jordan Functions of Management Paper Management is the key to accomplishing organizational goals. With effectiveness (achievement of the goals) and efficiency (achievement of goals while utilizing resources such as money, time, materials and people without waste), it can be the difference between great management and poor management. While great managers are able to focus on both criteria, others are only capable to focus on one and not the other. Unfortunately, there are poor managers who are unsuccessful at both. These two criteria, however, are not the only components to successful management as the circumstances surrounding the process of conducting business are changing in today’s business world. “The great executives not only adapt to changing conditions but also apply-fanatically, rigorously, consistently, and with discipline-the fundamental management principles,” (Bateman & Snell, 2009). Included in these fundamentals are the four traditional functions of management: planning, organizing, leading, and controlling. When applying these fundamentals to the process of accomplishing organizational goals, effective and efficient management is inevitable. The first function of management is planning. Specifying the goals of the organization takes place in planning as well as its necessary actions needed in achieving those goals. Activities of......

Words: 1342 - Pages: 6

Premium Essay

My Paper

...This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper This is my paper...

Words: 320 - Pages: 2