Free Essay

Kelompok

In: Social Issues

Submitted By Manroe46
Words 605
Pages 3
Jam | Durasi | Acara | Layout | In Charge | Keterangan | 08.00-09.00 | 60’ | Persiapan,Kumpul Perkelompok | Parkiran depan gedung C | Acara, PK, MC | MC dibantu PK merapihkan barisan maba sesuai kelompoknya | 09.00-09.10 | 10’ | Sambutan | Pintu masuk depan lobby gedung C | Ketua BEM SMTM, MC | Ketua bem smtm membuka kegiatan dan memberikan sambutan | 09.10-09.20 | 10’ | Pemilihan ketua kelompok, Membuat jingle, Tagline, Yel-yel, Yel-yel mbti | Parkiran depan gedung C | MC dan PK | PK menunjuk ketua kelompok dan langsung baris dibarisan paling depan, setelah selesai maba langsung menyiapkan jingle, tagline, dan yel-yel | 09.20-10.00 | 40’ | Penampilan | SDA | PK dan Maba | Masing-masing kelompok mensosialisasikan jingle, tagline, dan yel-yel (diusahakan suasana ramai) | 10.00-11.00 | 60’ | Games | SDA | PK dan Games | Terdiri dari 4 games yang sistem permainan nya rolling dan masing-masing games terdiri dari 5 kelompok | 11.00-12.00 | 60’ | Orasi calon ketua angkatan mbti 2013 | SDA | MC | Calon ketua angkatan dipilih dari salah satu ketua kelompok dan mereka akan berorasi didepan semua mahasiswa | 12.00-12.30 | 30’ | Perkenalan mentor,Sosialisasi pertemuan berikutnya | SDA | MC, PK, Mentor | Mentor masing-masing kelompok memasuki barisan dan MC membacakan keperluan untuk kegiatan berikutnya | 12.30-selesai | | Acara selesai | | | |
RUNDOWN MENTORING HARI 1
Sabtu, 21 September 2013
RUNDOWN MENTORING HARI 5
Sabtu, 2 November 2013 Jam | Durasi | Acara | Layout | In Charge | Keterangan | 07.00-08.00 | 60’ | Persiapan | Parkiran depan gedung C | Acara, PK, MC | Semua panitia menyiapkan barisan maba dan briefing mengenai pelaksanaan hari terakhir | 08.00-08.30 | 30’ | Sarapan pagi | SDA | MC dan PK | Semua mahasiswa mengeluarkan makanan bawaannya dan sarapan bersama secara serentak | 08.30-10.00 | 90’ | Games | SDA | MC, PK, Games | Terdiri dari 4 games yang sistem permainan nya rolling dan masing-masing games terdiri dari 5 kelompok | 10.00-12.00 | 120’ | Simulasi Bisnis | Area depan kampus | Semua panitia | Masing-masing kelompok diberi modal Rp 20.000 dan mereka harus mendapat keuntungan dan diawasi oleh panitia | 12.00-13.30 | 120’ | Ishoma | Parkiran depan gedung C | Acara dan PK | Dibagi menjadi 2 kloter untuk sholat dan makan siang (maba membawa koran dan peralatan sholat) | 13.30-14.30 | 60’ | Mentoring | SDA | PK dan Mentor | Mentor mengisi kegiatan mentoring berdasarkan kelompok nyaPK mengontrol buku catatan | 14.30-16.00 | 90’ | Dekorasi, Persiapan lampion | SDA | PK dan Acara | Semua mahasiswa membuat dekorasi semeriah mungkin untuk menghiasi area acara | 16.00-17.00 | 60’ | Sholat Ashar | Parkiran depan gedung C | Acara dan PK | Sholat ashar bertempat didepan gedung C | 17.00-18.00 | 60’ | FreeTime | | | |

18.00-19.30 | 90’ | Ishoma | SDA | Acara dan PK | Semua mahasiswa melaksanakan sholat magrib dan isya Diselingi dengan makan malam | 19.30-20.00 | 30’ | Pembacaan reward, Penjaketan | SDA | Acara dan PK | Panitia memberikan penghargaan kepada kelompok terbaik dan maba terbaik dan diberi jaket mbti secara serentak kepada semua mahasiswa | 20.00-21.30 | 90’ | Talent show | SDA | MC dan PK | Semua mahasiswa dibagi kelompok besar menjadi 5 kelompok untuk talent show | 21.30-22.00 | 30’ | Pelepasan lampion | SDA | Semua panitia | Semua mahasiswa melepaskan lampion yang sudah dipersiapkan sesuai dengan kelompok nya | 22.00-selesai | | Acara selesai | | | |

RUNDOWN MENTORING HARI 3
12 Oktober 2013 Jam | Durasi | Acara | Layout | In Charge | Keterangan | 08.00-09.00 | 60’ | Persiapan | Parkiran depan gedung C | Acara, PK, MC | MC dibantu PK merapihkan barisan maba sesuai kelompoknya | 09.00-09.30 | 30’ | Pengecekan,Pengumpulan tugas | SDA | PK | PK mengecek dan mengumpulkan tugas yang sudah diberikan | 09.30-12.00 | 90’ | Perkenalan ormawa | SDA | MC dan Ormawa | Masing-masing ormawa diberikan kesempatan untuk memperkenalkan didepan mahasiswa | 12.00-selesai | | Acara selesai | | | |…...

Similar Documents

Free Essay

Kepemimpinan

...dan istrinya. Kepemimpinan dapat terjadi saat sebuah kelompok memiliki sebuah tujuan lantas orang-orang tersebut berinteraksi dan melakukan peran masing-masing dalam kelompok tersebut dalam rangka menggapai tujuan tersebut. Tidak semua orang dapat menjadi pemimpin yang baik, sosok pemimpin memiliki beberapa sifat sebagai patokan. Antara lain, bertanggung jawab, seorang pemimpin wajib memiliki sikap tanggung jawab, karena segala yang dia lakukan akan membawa pengaruh bagi yang di pimpinnya dan itu merupakan sebuah tanggungan yang besar dan apa bila dia melepaskan tanggungan tersebut begitu saja, maka niscaya misi kelompok yang dia pimpin tidak akan terrealisasikan. Berdedikasi dan komitmen juga sangat di butuhkan oleh seorang pemimpin, sosok seorang pemimpin yang baik akan mencurahkan pemikiran, waktu dan tenaganya jauh lebih banyak dari mereka yang dipimpinnya dalam usaha mencapai tujuan kelompoknya. Berani mengambil resiko, seorang pemimpin akan membutuhkan banyak keberanian dalam mengambil keputusan, karena bagaimanapun keputusan yang ia ambil adalah atas nama semua pengikutnya,para pemimpin memperhitungkan resiko dan keuntungan dari keputusan tersebut lalu dengan berani mengambil kesempatan dan peluang. Optimisme yang tinggi juga selalu keluar dari sosok seorang pemimpin, ia akan sangat optimis dalam keputusan-keputusan kelompoknya dalam usaha mencapai misi, lantas menularkan rasa optimisnya pada semua anggota kelompok. Integritas adalah berpegang teguh pada apa......

Words: 947 - Pages: 4

Free Essay

Tawuran

...supporter bola (tapi kini secara keseluruhan supporter telah berubah), dia mengatakan bahwa nonton bola tanpa tawuran itu tidak asyik. dengan demikian, niat dari nonton bola selain mendukung tim kesayangannya, tapi juga melakukan perlawanan fisik dalam bentuk tawuran. untuk lebih lanjut silakan nonton film “Romeo dan Juliet” versi sepakbola Indonesia. demikian pula kejadian di sekolah, sekolah adalah tempat yang sangat kondusif untuk hidup berkelompok baik kelompok hitam maupun putih. anda pasti sudah paham mengenai kelompok hitam maupun putih, dan tawuran adalah aktivitas yang dilakukan oleh kelompok hitam. kita tidak sedang membicarakan mengenai kelompok putih maupun kelompok abu-abu, tapi khusus kelompok hitam saja. seperti supporter bola, kelompok di sekolah juga memiliki musuh abadi. suatu sekolah akan bermusuhan dengan sekolah lain dan ketika waktunya tiba benturan fisik pun terjadi dan jika perlu pertumpahan darah akan terjadi. jika terjadi salah satu pihak kalah baik dipukul mundur maupun ada korban yang jatuh, kelompok ini akan membalas dendam dengan kejadian serupa. dan demikian seterusnya hingga tidak ada ujungnya. diam bukan berarti berhenti. ibarat bom waktu, ketika waktunya tiba, tawuran pasti akan terjadi. apakah fenomena musuh abadi ini akan berhenti ketika suatu angkatan lulus? tidak sesederhana itu. proses regenerasi terjadi sebagaimana regenerasi siswa sekolah itu sendiri. misal anak junior bergaul dengan senior, mereka akan mewarisi sifat paham dari......

Words: 7480 - Pages: 30

Free Essay

Marketing

...bersifat homogen.Sedangkan definisi yang diberikan oleh Pride & Ferrel (1995) mengatakan bahwa segmentasi pasar adalah suatu proses membagi pasar ke dalam segmen-segmen pelanggan potensial dengan kesamaan karakteristik yang menunjukkan adanya kesamaan perilaku pembeli.Di lain pihak Pride & Ferrel (1995) mendefinisikan segmentasi pasar sebagai suatu proses pembagian pasar keseluruhan menjadi kelompok–kelompok pasar yang terdiri dari orang–orang yang secara relatif memiliki kebutuhan produk yang serupa. Pada dasarnya, segmentasi pasar adalah proses membagi pasar keseluruhan suatu produk atau jasa ke dalam beberapa segmen. Dengan melakukan segmentasi pasar, pemasaran akan lebih terarah dan efektif sehingga dapat memberikan kepuasan kepada konsumen. Ada beberapa variabel segmentasi yaitu: 1. Demografis Segmentasi ini dilakukan dengan membagi pasar ke dalam kelompok-kelompok berdasarkan variabel demografis seperti : Usia, jenis kelamin, pendapatan, pendidikan, pekerjaan, geografis. 2. Psikografis Segmentasi ini dilakukan dengan membagi pasar ke dalam kelompok-kelompok yang berlainan menurut kelas sosial, gaya hidup, kepribadian, latar belakang, dan lain-lain. Informasi demografis sangat berguna, tetapi tidak selalu menyediakan informasi yang cukup untuk membagi konsumen ke dalam segmen-segmen, sehingga diperlukan segmen berdasarkan psikografis untuk lebih memahami karakteristik konsumen. Definisi Targeting Pasar Definisi targeting......

Words: 3962 - Pages: 16

Free Essay

Social Politic

...“INTEGRASI POLITIK” KELOMPOK VI BAB II PEMBAHASAN 2.1 PengertianIntegrasi Integrasi memiliki 2 pengertian, yaitu : * Pengendalian terhadap konflik dan penyimpangan sosial dalam suatu sistem sosial tertentu * Membuat suatu keseluruhan dan menyatukan unsur-unsur tertentu Sedangkan yang disebut integrasi sosial adalah jika yang dikendalikan, disatukan, atau dikaitkan satu sama lain itu adalah unsur-unsur sosial atau kemasyarakatan. Suatu integrasi sosial di perlukan agar masyarakat tidak bubar meskipun menghadapi berbagai tantangan, baik merupa tantangan fisik maupun konflik yang terjadi secara sosial budaya. Menurut pandangan para penganut fungsionalisme struktur sistem sosial senantiasa terintegrasi di atas dua landasan berikut : * Suatu masyarakat senantiasa terintegrasi di atas tumbuhnya konsensus (kesepakatan) di antara sebagian besar anggota masyarakat tentang nilai-nilai kemasyarakatan yang bersifat fundamental (mendasar) * Masyarakat terintegrasi karena berbagai anggota masyarakat sekaligus menjadi anggota dari berbagai kesatuan sosial (cross-cutting affiliation). Setiap konflik yang terjadi di antara kesatuan sosial dengan kesatuan sosial lainnya akan segera dinetralkan oleh adanya loyalitas ganda (cross-cutting loyalities) dari anggota masyarakat terhadap berbagai kesatuan sosial. Penganut konflik berpendapat bahwa masyarakat terintegrasi atas paksaan dan karena adanya saling ketergantungan di antara berbagai kelompok. Integrasi sosial......

Words: 2472 - Pages: 10

Free Essay

Dinamika Kelompok

...Pengertian Dinamika kelompok (group dynamic) Dinamika kelompok (group dynamic) berasal dari kata dinamika (dynamic) kelompok (group). Dinamika berati interaksi atau interdependensi antara kelompok satu dengan yang lain, sedangkan Kelompok adalah kumpulan individu yang saling berinteraksi dan mempunyai tujuan bersama. Dinamika kelompok (group dynamic) adalah suatu kelompok yang terdiri dari dua atau lebih individu yang memiliki hubungan psikologis secara jelas antara anggota satu dengan yang lain dan berlangsung dalam situasi yang dialami. Fungsi dari Dinamika kelompok (group dynamic) Membentuk kerjasama saling menguntungkan dalam mengatasi persoalan hidup. Memudahkan pekerjaan. Mengatasi pekerjaan yang membutuhkan pemecahan masalah dan mengurangi beban pekerjaan yang terlalu besar sehingga seleseai lebih cepat, efektif dan efisien. Salah satunya dengan membagi pekerjaan besar sesuai bagian kelompoknya masing-masing atau sesuai keahlian. Menciptakan iklim demokratis dalam kehidupan masyarakat dengan memungkinkan setiap individu memberikan masukan, berinteraksi, dan memiliki peran yang sama dalam masyarakat. Jenis kelompok sosial Kelompok sosial adalah kesatuan sosial yang terdiri dari dua atau lebih individu yang mengadakan interaksi sosial serta ada pembagian tugas, struktur dan norma yang ada. Kelompok Primer (primary group) Merupakan kelompok yang didalamnya terjadi interaksi sosial yang anggotanya saling mengenal dekat dan berhubungan erat dalam kehidupan.......

Words: 1069 - Pages: 5

Free Essay

Dfghjk

...1. Uraikan factor-faktor penyebab munculnya tuntutan Reformasi ! Berikut adalah factor-faktor penyebab munculnya tuntutan Reformasi ; a. Ketidak adilan dibidang politik, hal tersebut dapat dilihat dari domonasi kekuasaan yang mayoritas dikuasai oleh kelompok-kelompok tertentu. b. Ketidak adilan dibidang ekonomi, dalam bdang perekonomian juga lebih didominasi oleh kelompok-kelompok pemilik modal sementara masyarkat ekonomi menengah dan bawah tidak dapat berkembang secara baik. c. Ketidak adilan dalam bidang hukum, dimana penerapan hukum hanya berlaku bagi masyarakat kelas bawah sementara bagi kelompok kelas atas hukum dapat di rekayasa. d. Krisis moneter, adalah sebuah kondisi yang disebabkan oleh situasi keuangan dan perekonomian dunia yang dilanda krisis sehingga turut mempengaruhi kondisi perekonomian dalam negeri. e. Krisis kepercayaan, suatu kondisi yang terjadi di dalam negeri dimana masyarakat Indonesia tidak lagi mempercayai pemerintah yang tengah berkuasa akanmampu memperbaiki kondisi Negara yang tengah dilanda bnyak masalah. 2. Bagaimana hubungan antara krisis ekonomi, politik, dan jatuhnya Orde Baru ? Jatuhnya Orde Baru oleh gerakan reformasi sebagai reaksi terhadap krisis multidimensional seperti krisis ekonomi, sosial, dan politik yang diakibatkan karena berbagai sebab yang kompleks, termasuk membengkaknya hutang luar negeri, kredit perbankan yang tidak terkendali, pemusatan kekuasaan eksekutif, merajalelanya......

Words: 606 - Pages: 3

Free Essay

Individu, Kelompok, Dan Masyarakat

..................................................................3 Perbedaan Individu.........................................................................................................7 Kelompok.....................................................................................................................19 Komunikasi..................................................................................................................22 Masyarakat...................................................................................................................25 Kebudayaan..................................................................................................................29 Kesimpulan...................................................................................................................37 Pengantar Manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan yang paling mulia. Tuhan memberikan otak dan hati nurani kepada manusia agar manusia dapat berpikir dan memutuskan sendiri apa yang baik dan tidak baik. Otak manusia memiliki cara kerja yang berbeda-beda sehingga menghasilkan individu dengan karakter dan kemampuan yang berbeda-beda pula. Dengan segala keragaman dan perbedaannya, manusia yang pada hakikatnya adalah mahluk sosial membentuk kelompok dan kelompok-kelompok tersebut membentuk masyarakat yang terikat pada suatu tradisi dan adat istiadat dalam suatu kebudayaan yang dapat berubah seiring dengan perkembangan jaman. Fungsi Otak 1.1 Tiga......

Words: 7695 - Pages: 31

Free Essay

Human Resource Development

... tugas praktis atau observasi. Dalam hal desain, pilihan kegiatan penting karena itu harus cocok untuk belajar yang diperlukan, tetapi harus juga dapat menghasilkan minat dan motivasi peserta didik. Dalam kegiatan belajar lagi, ada juga harus masuk akal berbagai kegiatan untuk mencegah kelelahan. Stage 2: reflecting on the experience (observations and reflections) Setelah kegiatan atau pengalaman, peserta didik perlu merenungkan implikasinya. Hal ini dapat dicapai dengan metode seperti kontemplasi individu, dipasangkan diskusi atau konseling, diskusi kelompok atau debat formal. Perancang harus memastikan bahwa bentuk refleksi yang tepat, dan bahwa hal itu terjadi di cara yang sesuai dengan kebutuhan khusus peserta didik. Stage 3: drawing conclusions from the experience (formation of abstract concepts and generalizations) Dalam beberapa kasus tahap ini bisa dihubungkan dengan yang sebelumnya, memungkinkan diskusi kelompok untuk menghasilkan suatu kesimpulan, atau refleksi individu untuk menghasilkan peserta didik yang datang untuk membersihkan keputusan. Tahap ini kadang-kadang diambil untuk diberikan, sehingga desainer harus membangun waktu dalam sesi pembelajaran untuk itu. Tahap ini juga bisa menjadi dicontohkan ketika setelah diskusi, pelatih melakukan ringkasan formal. Stage 4: planning use of the learning (testing implications of concepts in new situations Tahap akhir dari siklus pembelajaran sebenarnya merencanakan apa yang harus dilakukan dengan pembelajaran...

Words: 2196 - Pages: 9

Free Essay

Uts Strategic Management Kelompok 3 - Building Your Company's Vision

...Building Your Company’s Vision Harvard Business Review: September – October 1996 James C. Collins and Jerry I. Porras Sebuah rangkuman dari Elvin C., Yohanes T., Stanly S. Perusahaan-perusahaan yang menikmati kesuksesan yang bertahan lama memiliki nilai-nilai inti (core values) dan tujuan inti (core purpose) yang selalu tetap, sementara strategi dan praktik bisnis mereka yang tanpa henti beradaptasi dengan dunia yang terus berubah. Contohnya termasuk Hewlett-Packard, 3M, Johnson & Johnson, Proctor & Gamble, Merck, Sony, Motorola, dan Nordstrom. Perusahaan-perusahaan yang besar memahami perbedaan antara apa yang seharusnya tidak pernah berubah (statis) dan apa yang harus terbuka untuk berubah (dinamis), antara mana yang benar-benar keramat dan mana yang tidak. Kemampuan yang langka untuk mengelola kontinuitas dan perubahan ini terkait erat dengan kemampuan untuk mengembangkan visi. Sebuah visi yang baik terdiri dari dua komponen utama yaitu: ideologi inti (core ideology) dan membayangkan masa depan (envisioned future). Ideologi inti sifatnya tidak berubah, sementara membayangkan masa depan adalah apa yang kita cita-citakan untuk menjadi (to be), untuk mencapai (to achieve), untuk membuat (to create). Ideologi inti (core ideology) terdiri dari nilai-nilai inti (core values) dan tujuan inti (core purpose). Nilai-nilai inti adalah penghuni penting dan juga bertahan lama dari suatu organisasi, yaitu satu set kecil prinsip-prinsip abadi yang tidak memerlukan......

Words: 1474 - Pages: 6

Free Essay

Segmenting Market

...TUGAS MANAJEMEN PEMASARAN STRATEGIK SEGMENTING MARKET Oleh : KELOMPOK I MELANI PARIS EL HAKIM MAGISTER MANAGEMENT UNIVERSITAS ANDALAS 2015 SEGMENTING MARKET Memahami kebutuhan dan keinginan konsumen yang bervariasi sangat penting dalam merancang strategi pemasaran yang efektif. Karakteristik pembeli berbeda-beda sesuai dengan bagaimana mereka menggunakan produk, kebutuhan dan preferensi produk yang dapat memenuhi pola konsumsi mereka. Perbedaan ini membentuk segmen pasar. Segmentasi pasar adalah proses mengidentifikasi dan menganalisis subkelompok pembeli di pasar produk dengan karakteristik yang sama. SEGMENTATION AND MARKET-DRIVEN STRATEGY Market Segmentation and Value Opportunities Segmentasi mengidentifikasi kelompok pelanggan dalam pasar produk, masing-masing berisi pembeli dengan persyaratan nilai yang sama tentang atribut produk spesifik/merek. Segmen adalah target pasar yang mungkin bagi sebuah organisasi untuk bersaing di pasar. Segmentasi menawarkan kesempatan perusahaan untuk mencocokkan produk dan kemampuan untuk persyaratan nilai pembeli . Kepuasan pelanggan dapat ditingkatkan dengan memberikan penambahan nilai yang sesuai dengan proposisi nilai pembeli di segmen yang dianggap penting. Matching Value Opportunities and Capabilities Memeriksa segmen pasar spesifik membantu untuk mengidentifikasi bagaimana untuk mencapai preferensi nilai pembeli dengan kemampuan organisasi dan membandingkan kekuatan dan kelemahan organisasi dengan......

Words: 1465 - Pages: 6

Free Essay

Docx

...memerlukan hipotesis Dalam sebuah penelitian, hipotesis dapat dinyatakan dalam beberapa bentuk: ·         Pernyataan hipotesis (format jika-maka); hipotesis dapat menguji apakah terdapat perbedaan antara dua kelompok atau antara beberapa kelompok yang terkait dengan variabel. Untuk menguji apakah hubungan atau perbedaan yang diperkirakan tersebut eksis atau tidak, hipotesis dapat disusun sebagai proposisi atau dalam bentuk pernyataan jika-maka.Contoh:Karyawan yang lebih sehat akan lebih jarang mengambil cuti sakit; Jika Karyawan lebih sehat, maka mereka akan lebih jarang mengambil cuti saki. ·         Hipotesis direksional adalah hubungan antara dua variabel atau membandingkan dua kelompok dengan menggunakan istilah-istilah positif, negatif, lebih dari, kurang dari, dan semacamnya. Contoh: Wanita lebih bermotivasi di banding pria. ·         Hipotesis nondireksional adalah hipotesis yang mendalilkan hubungan atau perbedaan, tetapi tidak memberikan indikasi mengenai arah dari hubungan atau perbedaan tersebut. ·         Hpotesis nol (hipotesis nihil atau null hypotheses) adalah proposisi yang menyatakan hubungan yang difinitif dan tepat di antara dua variabel. Korelasi populasi antara dua variabel adalah sama dengan nol atau bahwa perbedaan dengan mean (rerata hitung) dua kelompok dalam populasi adalah sama dengan nol (atau suatu angka tertentu). Dapat dinyatakan sebagai berikut:          H0 : µM = µW      atau     H0 : µM - µW  Di mana  H0 mewakili hipotesis nol, µM......

Words: 3152 - Pages: 13

Free Essay

Tawuran Pelajar Di Indonesia

...fakta sosial pendidikan yang ada sehingga ingin melakukan hal yang menurut mereka di luar dari norma sosial tersebut dan bersifat deviance atau menyimpang. Pendidikan sebenarnya hanyalah kegiatan belajar mengajar, ujian, praktek dan tidak lebih dari itu. Hal tersebut tidak dapat ditawar oleh pelajar dan akhirnya menciptakan kondisi yang mereka anggap sama diantara pelajar tersebut. Kemudian muncul ikatan kelompok yang cukup kuat seperti gank-gank ataupun sejenisnya, sehingga mendorong sikap altruistik yang sangat terikat di kalangan pelajar. Sikap altruistik menunjukkan ikatan yang terlalu kuat dengan kehidupan kolektif remaja tersebut. Wajib belajar 12 tahun telah berhasil mewujudkan sikap kolektivitas di kalangan remaja. Kolektivitas inilah yang pada akhirnya menjadikan sikap altruisme di kalangan remaja dan membentuk kelompok-kelompok. Pada kelompok-kelompok ini tawuran bisa terjadi oleh faktor spontanitas untuk membela kelompok mereka ataupun paksaan dikarenakan seorang pelajar dianggap sebagai pengecut oleh rekan-rekannya dalam lingkungan tersebut. Tidak jarang anggota kelompok yang lainnya memancing tawuran dengan alasan membalaskan dendam anggota kelompoknya. Di sisi bersamaan, dalam melakukan tawuran biasanya para pelaku tawuran membutuhkan perlengkapan ataupun fasilitas yang lainnya. Seperti, senjata tajam, uang baik dari uang saku maupun mereka merampok, dan tidak jarang mereka membajak angkutan umum untuk mobilitas mereka ke tempat mereka akan melakukan tawuran.......

Words: 1632 - Pages: 7

Free Essay

Wkwkwk

...action with learning by doing Nilai-nilai (karakter utama) yang ingin ditanamkan melalui pembelajaran CB: • Jujur • Peduli • Disiplin •Tanggungjawab • Toleran Pelaksanaan prorek-proyek yang ada (PAUD, Bimbel, KJP dsb) , : -Semuanya terkait dengan salah satu LO dari setiap matakuliah CB -Menjadi sarana dan kesempatan menanamkan dan mengembangkan penghayatan dan pengamalan nilai-nilai (karakter utama )dalam diri mahasiswa TOGETHER WE CAN CHANGE INDONESIA PENTING UNTUK DIPERHATIKAN 1. Membentuk kelompok maksimal 8 orang setiap kelompok sesuai arahan dosen 2. Memilih lokasi PAUD : daftar PAUD yang sudah pernah bekerjasama dengan TFI ada di web TFI : Daftar PAUD, tetapi mahasiswa juga dapat memilih PAUD di luar dari list yang dimiliki oleh TFI. Jika sudah ada kelompok yang diterima di 1 PAUD, maka kelompok lainnya tidak boleh memilih PAUD ini lagi.( berikut link informasi PAUD di DKI Jakarta http://referensi.data.kemdikbud.go.id/index21.php?kode=010000&level=1 ) 3. Pendaftaran kelompok maksimal dilakukan pada akhir pertemuan 3 (17 Maret 2016). Saat pendaftaran sudah harus mencantumkan nama tempat dan alamat yang sudah mendapatkan Persetujuan dari tempat yang di tuju. Perubahan pendaftaran maksimal hanya boleh 1x dalam tenggang waktu pendaftaran di atas (maksimal tgl 17 Maret 2016) Link pendaftaran CB – Pancasila : http://goo.gl/forms/YN7S4Cm5LE TOGETHER WE CAN CHANGE INDONESIA PENTING UNTUK DIPERHATIKAN 4. Surat pengantar dapat diambil di CBDC / Ruang TFI paling......

Words: 2174 - Pages: 9

Free Essay

Business

...Business strategy multibusiness company Posted on Desember 28, 2013 | Tinggalkan komentar Siapa yang tidak kenal dengan Harry Tanoesoedibyo, pemilik dan pemimpin kelompok usaha MNC. Bisnis MNC Corporation membentang dari bidang media, keuangan, energi, dan investasi. Namun tulisan ini tidak ditujukan untuk membahas Harry Tanoe yang kini sedang semangat dengan karier politiknya. Tulisan ini berisi pembahasan mengenai perusahaan multibisnis, khususnya pola bertumbuh perusahaan-perusahaan multibisnis. Perusahaan multi bisnis adalah perusahaan yang memiliki dan mengelola lebih dari satu bisnis. Di Indonesia saja contohnya sangat banyak. Misalnya kelompok bisnis Cipaganti yang memiliki bisnis di bidang transportasi darat (taksi, travel, rental mobil), bisnis pariwisata (tour, ticketing, penyewaan bis), bisnis perhotelan, bisnis kargo, bisnis tambang (emas, batu bara), bisnis rental alat berat, bisnis properti, dan bisnis keuangan syariah (BPRS). Juga kelompok bisnis Kompas Gramedia yang memiliki bisnis di bidang media (koran, majalah, tabloid, televisi, penerbitan buku, percetakan, toko buku), bisnis penyelenggaraan MICE, bisnis perhotelan, bisnis pendidikan dan pelatihan, bisnis elektronika dan multimedia, serta bisnis produsen (manufaktur) tisu. Badan usaha milik negara (BUMN) seperti PT. Wijaya Karya, Tbk. Juga mengelola banyak bisnis di berbagai industri. Di dunia, contoh perusahaan multibisnis tak terhitung. Misalnya saja raksasa Mitsubishi Corporation dari Jepang.......

Words: 685 - Pages: 3

Free Essay

Granitoid Jawa

...Merubetiri (Setijadji, 2009); Merawan (Bemmelen, 1949).  Kelompok Granitoid Jawa Bagian Barat Batuan granitoid terdistribusi pada Cilalu, Gunung Beureum, Tenjolaut-Ciputat, Ciletuh, dan Cihara. Kelompok batuan granitoid terdiri atas diorit di G. Beureum, mikrodiorit kuarsa dan diorit kuarsa porfiri di Cilalu, granit di Ciletuh, serta granodiorit di Cihara. Mineral utama penyusun batuan di Cilalu terdiri atas biotit, epidot, amfibol, kuarsa, dan feldspar. Terdapat urat-urat kuarsa pada batuan granitoid Tenjolaut-Ciputat yang mengandung mineral kalkopirit, spalerit, dan galenit. Batuan granitoid terbentuk pada Cretaceous hingga Miosen. Setting tektonika pembentukan batuan granitoid berasosiasi dengan fase tumbukan Fragmen Mikrokontinental Australia dan Zona-Subduksi Jawa-Meratus (Katili, 1975; Rosana dkk., 2006).  Kelompok Granitoid Jawa Bagian Tengah Batuan granitoid terdistribusi pada G. Gajah-Mandelem, G. Wungkal, serta Wedi Ombo. Kelompok batuan graniotid meilputi diorit, porfir mikrodiorit, dan mikrodiorit. Batuan porfir mikrodiorit bertekstur holokristalin dengan fenokris feldspar. Batuan mikrodiorit bertekstur porfiritik dengan mineral plagioklas, piroksen, hornblend, sedangkan batuan diorit bertekstur subofitik. Kelompok batuan granitoid di daerah ini memiliki umur Oligosen hingga Miosen. Setting tektonika pembentukan batuan granitoid berkaitan fase subduksi Jawa pada masa Tersier.  Kelompok Granitoid Jawa Bagian Timur Batuan granitoid terdistribusi......

Words: 482 - Pages: 2